Bupati Klaten Kukuhkan GUDHAKA dan PADHUKA, Tegaskan Komitmen Lestarikan Wayang Kulit
Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, mengukuhkan Guyub Dhalang Klaten (GUDHAKA) dan Pakumpulan Dhalang Muda Klaten (PADHUKA) di Joglo Tumiyono, Ngerangan, Bayat pada Minggu malam (1/3/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua PEPADI Pusat, Ketua Dewan Kesenian Kabupaten Klaten, jajaran Pemerintah Kabupaten Klaten, para pegiat seni, stakeholder terkait, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Mas Hamenang menyampaikan apresiasi atas perkembangan dunia pewayangan di Kabupaten Klaten yang dinilai sangat luar biasa. Ia menilai Klaten memiliki banyak sesepuh dalang sekaligus regenerasi dalang muda yang terus tumbuh dan berkembang.
“Dunia wayang kulit di Klaten tentu sangat luar biasa. Banyak sesepuh-sesepuh dalang yang berasal dari Klaten. Regenerasinya juga luar biasa, banyak sekali bermunculan dalang muda,” ujarnya.
Mas Hamenang juga menyampaikan terima kasih kepada Ketua PEPADI Indonesia yang selama ini konsisten membersamai, merestui, serta nguri-uri budaya pementasan wayang dapat terus di gelar secara rutin. Ia berharap, melalui pengukuhan GUDHAKA dan PADHUKA, dunia pewayangan di Klaten semakin solid, terorganisir, dan mampu terus melestarikan nilai-nilai budaya adiluhung.
“Pemkab Klaten tentu akan mendukung dan kami koneksikan dengan pendanaan lainnya. Mari bersama-sama membuat seni wayang ini bisa lebih melebur dengan generasi muda tanpa meninggalkan pakem-pakemnya,” tegasnya.
Pengukuhan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antar dalang, baik senior maupun muda, sekaligus menegaskan komitmen bersama untuk menjaga eksistensi seni wayang kulit sebagai warisan budaya yang membanggakan Kabupaten Klaten.
(Dokumentasi Pimpinan Bagian Prokopim Setda Kabupaten Klaten)
Dokumentasi/Foto lainnya :
↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓
Click Here To See More
What's Your Reaction?