Bupati Klaten Dorong Klaten Fashion Festival Jadi Etalase Wastra Lokal Menuju Panggung Dunia

Minggu malam, (2/8/2026), Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menghadiri Klaten Fashion Festival 2026 yang digelar di Monumen Juang 45 Klaten. Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-222 Kabupaten Klaten ini menghadirkan desainer, perajin batik dan lurik, pelaku UMKM, model, serta pegiat ekonomi kreatif untuk bersama-sama mempromosikan wastra khas Klaten.

Bupati Klaten Dorong Klaten Fashion Festival Jadi Etalase Wastra Lokal Menuju Panggung Dunia

Klaten Fashion Festival merupakan ajang apresiasi, inovasi, dan promosi bagi para desainer lokal serta pengrajin kain tradisional batik dan lurik khas Klaten. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Klaten terus mendorong penguatan industri kreatif subsektor fesyen sekaligus memperkenalkan wastra daerah ke tingkat nasional hingga internasional.

Plt. Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Klaten, Purwanto, mengatakan bahwa penyelenggaraan Klaten Fashion Festival bertujuan memperkuat posisi Kabupaten Klaten sebagai salah satu pusat industri kreatif fesyen di Jawa Tengah.
"Tahun ini kami mengusung tema 'Sindo Melati: Origin Code'. Sindo Melati bukan sekadar motif atau identitas visual, tetapi menjadi kode asal-usul yang merepresentasikan kekayaan budaya dan kearifan lokal Kabupaten Klaten. Melalui tema ini, para desainer ditantang untuk menerjemahkan akar tradisi warisan leluhur ke dalam karya busana modern yang elegan dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional," jelas Purwanto.

Ia menambahkan, Klaten Fashion Festival melibatkan kolaborasi lintas generasi pelaku ekonomi kreatif, khususnya subsektor fesyen. Berbagai rangkaian kegiatan digelar, mulai dari lomba fashion show anak, workshop membatik, lomba styling batik Sindo Melati, lomba rancang busana bagi desainer lokal dan regional, fashion show karya desainer Klaten, hingga pameran produk UMKM dan industri kreatif pendukung fesyen. Purwanto juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, khususnya Bupati Klaten, Forkopimda, perangkat daerah, aparat keamanan, para desainer, perajin batik dan lurik, model, pelaku UMKM, serta seluruh panitia.

Sementara itu, Mas Hamenang mengatakan Klaten Fashion Festival merupakan salah satu agenda strategis dalam rangka mempromosikan wastra khas Klaten kepada masyarakat yang lebih luas.
"Alhamdulillah, dalam rangka Hari Jadi ke-222 Kabupaten Klaten kita memiliki rangkaian kegiatan yang luar biasa dari bulan Juli hingga Agustus. Salah satu yang sangat istimewa adalah Klaten Fashion Festival. Kegiatan ini harus terus kita gaungkan karena menjadi media untuk mempromosikan batik dan lurik Klaten agar semakin dikenal, tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga nasional bahkan internasional," tuturnya.

Selanjutnya, Mas Hamenang menambahkan penyelenggaraan Klaten Fashion Festival dari tahun ke tahun menunjukkan perkembangan yang positif, baik dari sisi kualitas maupun kreativitas penyelenggaraan.
"Alhamdulillah penyelenggaraannya semakin meningkat setiap tahun. Promosi batik dan lurik saat ini tidak bisa lagi dilakukan dengan cara-cara konvensional. Kita harus terus berinovasi, baik dalam pengembangan produk maupun cara mempromosikannya. Klaten Fashion Festival menjadi wadah yang sangat penting untuk mengasah kreativitas sekaligus mempertemukan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari perajin batik dan lurik, desainer, hingga para model," katanya.

Mas Hamenang berharap melalui kolaborasi tersebut, wastra khas Klaten dapat terus berkembang mengikuti tren tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya yang menjadi identitas daerah.
"Kita ingin batik, lurik, dan berbagai turunannya selalu relevan, kekinian, dan diminati masyarakat. Sejarah telah membuktikan bahwa lurik Klaten mampu tampil di panggung internasional, mulai dari Singapura hingga Paris. Namun capaian itu tidak boleh membuat kita cepat puas. Dunia fesyen berkembang sangat cepat sehingga kita harus terus berinovasi bersama," ujar Mas Hamenang.

Terakhir, Mas Hamenang mengajak seluruh pelaku industri kreatif untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam melestarikan sekaligus mengembangkan wastra Klaten sebagai produk unggulan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Semoga melalui Klaten Fashion Festival ini industri batik dan lurik Kabupaten Klaten semakin berkembang, lahir desainer-desainer dan model-model berprestasi yang mampu mengharumkan nama Klaten di tingkat nasional maupun internasional, serta memberikan dampak nyata bagi perekonomian masyarakat," pungkasnya.


(Dokumentasi Pimpinan Bagian Prokopim Setda Kabupaten Klaten)

Dokumentasi/Foto lainnya :

↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓


Click Here To See More

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0