Pemkab Klaten Gelar Evaluasi Penyaluran LPG 3 Kg Tahun 2025 dan Rencana Tahun 2026

Pemerintah Kabupaten Klaten menggelar Evaluasi Penyaluran LPG 3 Kg Tahun 2025 sekaligus Rencana Penyaluran Tahun 2026 di Ruang Rapat Utama Gedung B Setda Kabupaten Klaten, Kamis (22/1/2026).

Pemkab Klaten Gelar Evaluasi Penyaluran LPG 3 Kg Tahun 2025 dan Rencana Tahun 2026

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, Sales Branch Manager Pertamina, Wakil Komisi II DPRD Kabupaten Klaten, Kepala Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Klaten, para agen LPG, serta pihak terkait lainnya.

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menyampaikan bahwa persoalan kelangkaan LPG 3 kg kerap muncul menjelang Ramadan, Idulfitri, maupun hari besar lainnya, meskipun secara kuota stok telah ditingkatkan.

“Kita ketahui setiap menjelang Ramadan, Lebaran, atau hari besar, LPG 3 kg sering kali mengalami kelangkaan. Padahal stok sudah dinaikkan. Oleh karena itu, forum ini kita manfaatkan untuk memitigasi bersama permasalahan-permasalahan di lapangan, karena para agenlah yang paling memahami kondisi riil,” ujarnya.

Mas Hamenang juga menyampaikan apresiasi atas konsistensi seluruh agen dalam menyalurkan LPG 3 kg di Kabupaten Klaten sehingga sejauh ini penyaluran berjalan dengan baik.
“Harapannya masyarakat dapat menikmati LPG 3 kg dengan harga yang stabil dan tidak mengalami kelangkaan,” tambahnya.

Sementara itu, Sales Branch Manager Pertamina Arthur Kemal Pamungkas mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Klaten yang telah menginisiasi kegiatan evaluasi dan mengumpulkan seluruh agen LPG dalam satu forum koordinasi.

“Secara umum penyaluran LPG 3 kg di Kabupaten Klaten berjalan normal dan lancar, tidak terdapat kendala stok meskipun kondisi cuaca cukup tidak menentu,” jelasnya.

Arthur juga menyampaikan bahwa kuota LPG 3 kg Kabupaten Klaten pada tahun 2025 ditetapkan pemerintah sebesar 49.283 metrik ton, sedangkan pada tahun 2026 kuota mengalami penyesuaian menjadi 48.367 metrik ton. Namun demikian, ia menegaskan bahwa penyaluran LPG 3 kg bersifat sangat dinamis dan menyesuaikan kebutuhan masyarakat.

“Menjelang Idulfitri, kami akan menyiapkan stok maupun kuota tambahan atau ekstra doping, terutama untuk pasar-pasar dan kegiatan masyarakat di desa. Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi,” ungkapnya.

Terakhir, Arthur juga mengingatkan seluruh agen agar tetap memberikan pelayanan terbaik, menjual LPG 3 kg sesuai harga yang ditetapkan dalam SK HET, menyalurkan langsung kepada konsumen, serta membatasi penyaluran ke pengecer maksimal sebesar 10 persen.


(Dokumentasi Pimpinan Bagian Prokopim Setda Kabupaten Klaten)

Dokumentasi/Foto lainnya :

↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓


Click Here To See More

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0