Bupati Klaten Tindak Lanjuti Viral Kotak Donasi Saat Pembagian Bantuan Beras di Juwiring
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menindaklanjuti informasi yang beredar terkait adanya kotak donasi saat penyaluran bantuan beras pemerintah kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Gondangsari, Kecamatan Juwiring. Peninjauan tersebut dilakukan pada Sabtu (26/9/2026).
Sebelumnya, pada Kamis (24/9/2026), Pemerintah Desa Gondangsari menyalurkan bantuan beras sebanyak 30 kilogram kepada KPM. Dalam proses penyaluran tersebut, terdapat sebuah kotak donasi yang ditempatkan di dekat meja pembagian beras.
Keberadaan kotak tersebut kemudian menjadi perhatian setelah muncul informasi bahwa warga penerima bantuan diarahkan untuk memasukkan sejumlah uang ke dalam kotak sebelum membawa pulang bantuan beras.
Menindaklanjuti hal tersebut, Mas Hamenang mendatangi Desa Gondangsari untuk memastikan kondisi dan memperoleh penjelasan secara langsung dari pemerintah desa.
“Hari ini kita mampir ke Desa Gondangsari, Kecamatan Juwiring. Yang beberapa hari yang lalu sempat viral, pas pembagian sembako katanya ada ditarik donasi,” ujarnya
Dalam pertemuan tersebut, Kepala Desa Gondangsari, Suhadi, memberikan klarifikasi mengenai keberadaan kotak donasi. Ia menyampaikan bahwa dirinya tidak menginstruksikan adanya penggalangan donasi dalam kegiatan pembagian bantuan beras tersebut.
Menurut Suhadi, Pemerintah Desa Gondangsari sebelumnya telah melakukan koordinasi terkait penyaluran bantuan beras dari Bulog. Sebanyak 500 paket bantuan disalurkan kepada masyarakat penerima manfaat. Suhadi juga menyampaikan permohonan maaf atas adanya persoalan tersebut.
“Hari Rabu sebenarnya saya sudah koordinasi dengan Bapak Ibu perangkat semua berkaitan dengan penyaluran sembako berupa beras dari Bulog. Kemarin ada 500 paket. Kalau dari saya sendiri tidak menginstruksikan adanya donasi, tetapi ada inisiatif dari perangkat. Donasi itu untuk bantuan bencana NTT,” jelas Suhadi.
Menanggapi hal tersebut, Mas Hamenang menyampaikan bahwa kejadian tersebut menjadi bahan pembelajaran dan evaluasi bagi pemerintah desa maupun pemerintah daerah. Ia menegaskan bahwa kepala desa merupakan pemegang kendali pemerintahan di tingkat desa, sehingga berbagai kegiatan yang berlangsung di lingkungan desa perlu dikoordinasikan dan diketahui oleh kepala desa.
“Ini pelajaran. Ke depan apa pun kan komandannya panjenengan, Pak Lurah. Sehingga apa pun yang ada di desa itu tetap harus seizin jenengan. Ini buat pelajaran,” tuturnya.
Mas Hamenang memahami bahwa penggalangan donasi tersebut dilakukan dengan niat membantu korban bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT). Namun demikian, ia menilai waktu dan tempat pelaksanaan donasi perlu diperhatikan agar tidak menimbulkan kesan bahwa masyarakat penerima bantuan diwajibkan memberikan uang sebelum menerima hak bantuan.
“Niatnya baik, makanya diundang juga ada ini. Tapi ini nanti yang harus disampaikan juga kepada warga masyarakat. Ke depan, kalau membagikan bantuan, tidak usah ada donasi. Kalaupun ada, waktunya berbeda,” jelasnya.
Lebih lanjut, Mas Hamenang menambahkan penggalangan donasi yang dilakukan bersamaan dengan pembagian bantuan pemerintah berpotensi menimbulkan persepsi yang kurang tepat di tengah masyarakat. Ia mengingatkan bahwa setiap persoalan dapat menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki tata kelola kegiatan di tingkat desa. Hamenang juga menilai pentingnya memastikan komunikasi dan koordinasi yang baik agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.
“Kalau seperti ini kesannya untuk bantuan kok dimintai uang. Kesannya jadi negatif. Yang namanya manusia itu memang tempatnya keliru. Yang penting kita bisa belajar dari kekhilafan dan kesalahan kita,” imbuhnya.
Dalam kesempatan yang sama, Mas Hamenang meminta agar kejadian tersebut menjadi pembelajaran bersama, bukan hanya bagi Desa Gondangsari, tetapi juga bagi seluruh pemerintah desa di Kabupaten Klaten.
“Ini sebagai bahan evaluasi bersama. Tidak usah seperti ini lagi. Ini baik untuk Desa Gondangsari maupun desa-desa yang lain yang ada di Kabupaten Klaten,” pungkas Mas Hamenang.
(Dokumentasi Pimpinan Bagian Prokopim Setda Kabupaten Klaten)
Dokumentasi/Foto lainnya :
↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓
Click Here To See More
What's Your Reaction?