Bupati Klaten Ikuti Pemasangan Kepala Ogoh-ogoh di Tambakan Jogonalan

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo mengikuti prosesi pemasangan kepala ogoh-ogoh di Desa Tambakan, Kecamatan Jogonalan, Rabu sore (11/3/2026). Ogoh-ogoh tersebut dibuat oleh umat Hindu di Kabupaten Klaten dan direncanakan akan ditampilkan dalam kegiatan Tawur Agung Kesanga di kawasan Candi Prambanan pada 18 Maret 2026 mendatang.

Bupati Klaten Ikuti Pemasangan Kepala Ogoh-ogoh di Tambakan Jogonalan

Kegiatan pemasangan kepala ogoh-ogoh berlangsung penuh semangat kebersamaan, dengan melibatkan panitia, seniman, serta masyarakat setempat yang turut berpartisipasi dalam proses penyelesaian ogoh-ogoh berukuran besar tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menyampaikan bahwa dirinya merasa bangga dapat ikut terlibat langsung dalam proses pemasangan ogoh-ogoh yang menjadi bagian penting dalam rangkaian perayaan Hari Raya Nyepi.

“Terima kasih, ini momen yang luar biasa. Baru pertama kali saya mencoba memasang kepala ogoh-ogoh dan ternyata memang luar biasa. Tentu ini hal yang membanggakan bagi Kabupaten Klaten, dan kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa keberadaan ogoh-ogoh dengan tinggi kurang lebih 9 meter tersebut diharapkan menjadi ikon menarik dalam pelaksanaan Tawur Agung Kesanga di Prambanan.
“Ini menjadi hal yang luar biasa, karena pada saat Tawur Agung Kesanga di Prambanan nanti akan ada satu ikon yang sangat menarik. Ogoh-ogoh dengan tinggi kurang lebih 9 meter ini semoga dapat menambah daya tarik, baik bagi umat Hindu maupun masyarakat umum, untuk melihat secara langsung di Candi Prambanan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Mas Hamenang berharap ogoh-ogoh tersebut tidak hanya digunakan pada perayaan Nyepi, tetapi juga dapat ditampilkan kembali dalam berbagai event daerah sebagai bagian dari kekayaan budaya Kabupaten Klaten.

“Kami berharap setelah rangkaian perayaan Nyepi selesai, pada event-event Kabupaten Klaten di bulan Juli atau Agustus, ogoh-ogoh ini bisa kembali ditampilkan. Ini bisa menjadi salah satu kebanggaan kita bersama di Kabupaten Klaten,” tambahnya.

Terakhir, Mas Hamenang menyampaikan doa agar seluruh rangkaian persiapan berjalan lancar hingga ogoh-ogoh selesai sepenuhnya dan dapat ditampilkan pada puncak kegiatan Tawur Agung Kesanga di Prambanan.
“Kami berdoa semoga semua diberi kemudahan dan kelancaran sampai ogoh-ogoh ini selesai 100 persen dan benar-benar bisa tampil pada 18 Maret 2026. Selamat merayakan rangkaian Hari Raya Nyepi,” pungkasnya.


(Dokumentasi Pimpinan Bagian Prokopim Setda Kabupaten Klaten)

Dokumentasi/Foto lainnya :

↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓


Click Here To See More

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0