Bupati Klaten Buka Gebyar Inovasi Pendidikan 2026, Dorong Transformasi Pendidikan yang Kreatif dan Berdaya Saing

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo membuka secara resmi Gebyar Inovasi Pendidikan Tahun 2026 di Grha Bung Karno Klaten, Rabu pagi (5/8/2026). Mengusung tema "Kreativitas dan Inovasi Mewujudkan Pendidikan Bermutu", kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 5–6 Agustus 2026, menjadi ajang apresiasi sekaligus unjuk karya inovatif insan pendidikan dari seluruh Kabupaten Klaten.

Bupati Klaten Buka Gebyar Inovasi Pendidikan 2026, Dorong Transformasi Pendidikan yang Kreatif dan Berdaya Saing

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten, Titin Windiyarsih, menjelaskan bahwa Gebyar Inovasi Pendidikan bertujuan memberikan ruang bagi seluruh jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, TK, SD hingga SMP untuk menghadirkan berbagai inovasi dalam memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Klaten. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat kolaborasi antara sekolah, pemerintah, dan masyarakat.
"Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk melihat secara langsung berbagai inovasi pendidikan yang telah dikembangkan oleh satuan pendidikan di Kabupaten Klaten," ujarnya.

Titin menjelaskan ada sebanyak 61 stand memeriahkan Gebyar Inovasi Pendidikan Tahun 2026 yang diikuti oleh 26 Koordinator Wilayah Bidang Pendidikan tingkat kecamatan dari jenjang SD, 65 SMP, kepala sekolah PAUD, TK, SD, SMP, serta pelaku UMKM Kabupaten Klaten. Dalam kesempatan tersebut, berbagai inovasi pendidikan dipamerkan, di antaranya Green School Motivation, Eco Scanner Edukasi, Smart Eco Kids, serta beragam karya kreatif lainnya yang mengangkat isu lingkungan, teknologi, dan pembelajaran inovatif. Selain pameran, kegiatan juga dimeriahkan dengan pentas seni siswa, dalang cilik, komedi tunggal, tari, ensambel musik, mendongeng berbahasa Jawa, hingga berbagai pertunjukan seni lainnya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Klaten didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Klaten dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten juga menyerahkan bantuan pendidikan kepada para penerima manfaat.

Dalam sambutannya, Mas Hamenang menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten beserta seluruh tenaga pendidik, panitia, dan seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyelenggarakan Gebyar Inovasi Pendidikan Tahun 2026.
"Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten beserta seluruh panitia, tenaga pendidik, dan semua pihak yang telah bersinergi sehingga Gebyar Inovasi Pendidikan tahun ini dapat terselenggara dengan baik," ungkapnya.

Mas Hamenang menegaskan bahwa pendidikan merupakan investasi terbesar bagi masa depan bangsa. Menurutnya, melalui pendidikan yang berkualitas, generasi muda dapat dipersiapkan untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045. Di tengah perkembangan teknologi dan transformasi digital yang semakin cepat, Mas Hamenang menilai dunia pendidikan harus terus beradaptasi. Pola pembelajaran konvensional perlu dikembangkan menjadi lebih kreatif, adaptif, inovatif, dan mampu menggali potensi terbaik setiap peserta didik.

"Inovasi di bidang pendidikan bukan lagi sekadar kemewahan teknologi, tetapi sudah menjadi kebutuhan dasar untuk menciptakan pembelajaran yang menyenangkan, inklusif, relevan, serta mampu melahirkan sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing," tegasnya.

Lebih lanjut, Mas Hamenang merasa bangga melihat banyaknya inovasi yang lahir dari para guru maupun peserta didik. Menurutnya, kegiatan ini menjadi ruang yang sangat penting untuk saling berbagi inspirasi, bertukar pengalaman, serta memperkuat budaya kolaborasi antarsatuan pendidikan sehingga kualitas pendidikan di Kabupaten Klaten terus meningkat.

Ia juga berpesan kepada para guru agar terus menghadirkan strategi pembelajaran yang kreatif dan memerdekakan peserta didik. Sementara kepada para siswa, Mas Hamenang mendorong agar terus percaya diri dalam menampilkan karya terbaik sekaligus bangga melestarikan seni dan budaya lokal sebagai bagian dari identitas daerah.
"Kalau bukan kita yang melestarikan budaya kita sendiri, lalu siapa lagi? Saya berharap anak-anak terus bangga terhadap kebudayaan daerah dan mampu meneruskannya kepada generasi berikutnya," ujarnya.

Menutup sambutannya, Mas Hamenang mengajak seluruh insan pendidikan menjadikan Gebyar Inovasi Pendidikan Tahun 2026 sebagai momentum memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan pendidikan Kabupaten Klaten yang semakin maju, berkualitas, dan berdaya saing.
"Semua kemajuan daerah berawal dari pondasi pendidikan yang kuat. Dengan pendidikan yang berkualitas, kita akan melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di masa depan," pungkasnya.

(Dokumentasi Pimpinan Bagian Prokopim Setda Kabupaten Klaten)

Dokumentasi/Foto lainnya :

↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓


Click Here To See More

What's Your Reaction?

like
1
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0