Tingkatkan Kompetensi ASN, Pemkab Klaten Gelar Pelatihan Asistensi Pemerintahan Daerah

Pemerintah Kabupaten Klaten menggelar Program Pelatihan Asistensi Pemerintahan Daerah di Ruang Rapat B2 Setda Kabupaten Klaten, Kamis (2/7/2026). Kegiatan ini merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Klaten dalam meningkatkan kapasitas dan kompetensi aparatur pemerintah daerah guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, adaptif, kolaboratif, serta berorientasi pada pelayanan masyarakat dan pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Tingkatkan Kompetensi ASN, Pemkab Klaten Gelar Pelatihan Asistensi Pemerintahan Daerah

Hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Fasilitasi Kepala Daerah dan DPRD Ditjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri, Kasubdit Wilayah Direktorat Fasilitasi Kepala Daerah dan DPRD Ditjen Otonomi Daerah Kemendagri, Bupati Klaten, Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Klaten, para asisten dan staf ahli bupati, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), para camat, serta tamu undangan lainnya.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Klaten, Agus Setyawan Prasetyoko, dalam laporannya menyampaikan bahwa penyelenggaraan pemerintahan daerah yang efektif, adaptif, dan responsif terhadap dinamika pembangunan memerlukan aparatur yang memiliki kapasitas, wawasan, serta kemampuan manajerial yang memadai. Menurutnya, semakin berkembangnya tantangan pembangunan daerah dan tuntutan tata kelola pemerintahan yang baik menuntut adanya penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD melalui peningkatan kompetensi aparatur.

Ia menjelaskan, berbagai isu strategis seperti ketahanan pangan, pengelolaan sumber daya air, peningkatan investasi berkelanjutan, hingga penyusunan kebijakan publik berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi memerlukan pemahaman yang komprehensif dari seluruh pemangku kepentingan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klaten. Oleh karena itu, BKPSDM menyelenggarakan Program Pelatihan Asistensi Pemerintahan Daerah sebagai sarana pengembangan kompetensi aparatur sipil negara.

"Melalui kegiatan ini diharapkan kapasitas dan kompetensi pejabat struktural dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah semakin meningkat, pemahaman terhadap arah transformasi pembangunan Kabupaten Klaten semakin kuat, wawasan mengenai penerapan ilmu neurosains dalam penyusunan kebijakan publik semakin luas, serta mampu mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang efektif, profesional, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat," ujar Agus.

Sementara itu, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo mengungkapkan bahwa pelatihan tersebut merupakan hari kedua pelaksanaan program asistensi pemerintahan daerah. Pada hari pertama, kegiatan diikuti oleh sekretaris dinas dan kepala bidang, sedangkan hari kedua diikuti oleh para kepala OPD.

Mas Hamenang mengatakan program ini bertujuan untuk mengoptimalkan kinerja organisasi sekaligus mempersiapkan aparatur menghadapi dinamika organisasi, termasuk kemungkinan adanya rotasi atau pergeseran jabatan. Dengan adanya asistensi, setiap pejabat diharapkan memiliki pemahaman yang sama terhadap arah kebijakan pembangunan daerah sehingga proses transisi kepemimpinan dapat berjalan lebih baik.
"Kegiatan ini bertujuan agar kita bisa bergerak bersama-sama lebih kompak dan lebih selaras. Sebelum ada pergeseran jabatan, kita perlu berdiskusi dan menyamakan persepsi agar pejabat yang nantinya mendapat amanah baru tidak mengalami kesulitan dalam menjalankan roda pemerintahan. Karena itu, asistensi menjadi sangat penting," tuturnya.

Mas Hamenang berharap seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Klaten mampu mengimplementasikan visi dan misi daerah secara konsisten serta tetap selaras dengan kebijakan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Menurutnya, tantangan pembangunan seperti penguatan ketahanan pangan dan percepatan kemajuan wilayah hanya dapat diwujudkan melalui kolaborasi dan sinergi seluruh perangkat daerah.

"Harapan kami, visi dan misi yang telah disusun dapat terus diterapkan sekaligus sejalan dengan program Presiden dan Gubernur. Di satu sisi kita dituntut memperkuat ketahanan pangan, di sisi lain pembangunan daerah juga harus terus berjalan. Tantangan ini akan mampu kita hadapi apabila seluruh jajaran bekerja sama, bersinergi, dan bergandengan tangan," pungkasnya.


(Dokumentasi Pimpinan Bagian Prokopim Setda Kabupaten Klaten)

Dokumentasi/Foto lainnya :

↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓


Click Here To See More

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0