Sambung Rasa Desa Pakisan Cawas, Bupati Klaten Tampung Aspirasi soal Gedung dan Lapangan Desa
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Klaten melaksanakan kegiatan Sambung Rasa di Desa Pakisan, Kecamatan Cawas, Kamis (1/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di Gedung Praja Manggala Sentosa Desa Pakisan tersebut menjadi wadah bagi pemerintah daerah untuk bertemu dan mendengarkan secara langsung aspirasi masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Kabupaten Klaten, jajaran Pemerintah Kabupaten Klaten, Forkopimcam Cawas, kepala desa se-Kecamatan Cawas, Pemerintah Desa Pakisan, serta sejumlah unsur masyarakat lainnya.
Kepala Desa Pakisan, Susanto, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bupati Klaten beserta jajaran di Desa Pakisan. Ia memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan sejumlah aspirasi dan kebutuhan pembangunan di wilayahnya.
“Terima kasih banyak atas kehadiran Bapak Bupati dan jajaran ke Desa Pakisan. Mumpung ketemu, saya ingin menyampaikan aspirasi yang masih menjadi PR, yaitu gedung Desa Pakisan yang belum rampung. Mungkin bisa diberikan atensi,” ujar Susanto.
Selain pembangunan gedung desa, Susanto juga menyampaikan kondisi lapangan desa yang kerap mengalami banjir ketika turun hujan. Ia berharap persoalan tersebut dapat menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Klaten.
“Kami juga memiliki lapangan yang kalau hujan sering banjir. Mohon dengan sangat jika bisa diberikan perhatian dari Mas Bupati,” imbuhnya.
Menanggapi aspirasi tersebut, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menjelaskan bahwa kegiatan Sambung Rasa merupakan salah satu program Pemkab Klaten untuk mendekatkan pemerintah dengan masyarakat melalui kunjungan langsung dari desa ke desa dan kecamatan ke kecamatan.
“Hari ini kami silaturahmi dalam kegiatan Sambung Rasa. Ini adalah program kami untuk berkeliling dari desa ke desa, dari kecamatan ke kecamatan dalam rangka menyambung rasa dengan panjenengan, seluruh masyarakat, dengan kami pemerintah daerah,” tuturnya.
Menurutnya, pertemuan secara langsung seperti ini penting dilakukan agar pemerintah dapat mendengar aspirasi masyarakat secara lebih dekat dan memahami kebutuhan yang ada di masing-masing wilayah.
“Sehingga kami bisa lebih mendengar secara langsung aspirasi dari Bapak Ibu,” ungkap mas Hamenang.
Selain menyerap aspirasi, Mas Hamenang mengatakan kegiatan Sambung Rasa juga menjadi sarana untuk menghadirkan bantuan sekaligus berbagai pelayanan pemerintah kepada masyarakat. Bantuan yang diberikan merupakan hasil kolaborasi berbagai sumber pembiayaan, baik melalui APBD maupun dukungan dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
“Tentu selain menyerap aspirasi, kami juga menghadirkan berbagai macam bantuan. Sehingga setiap kami turun, kami kolaborasi, baik APBD maupun dari BUMD turun. Insyaallah bantuannya banyak sekali,” jelasnya.
Terkait pembangunan di Desa Pakisan, Mas Hamenang menyampaikan bahwa selama ini telah banyak bantuan yang diberikan kepada masyarakat, di antaranya dukungan ketahanan pangan dan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Namun demikian, ia memahami bahwa kebutuhan pembangunan di desa terus berkembang. Menanggapi aspirasi Pemerintah Desa Pakisan mengenai penyelesaian pembangunan gedung serbaguna, Mas Hamenang menyatakan komitmen Pemkab Klaten untuk menyelesaikannya secara bertahap.
“Berkaitan dengan bantuan, sebenarnya di Desa Pakisan ini banyak sekali bantuan yang sudah alhamdulillah kita sampaikan. Mulai dari ketahanan pangan dan yang lainnya, banyak sekali. RTLH juga ada. Ini tadi minta bantuan untuk dibangun gedung serbaguna. Bismillah, insyaallah nanti pelan-pelan kita selesaikan. Semoga harapannya 2028 akhir bisa selesai,” lanjut Mas Hamenang.
(Dokumentasi Pimpinan Bagian Prokopim Setda Kabupaten Klaten)
Dokumentasi/Foto lainnya :
↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓
Click Here To See More
What's Your Reaction?