Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Resmikan Pengembangan Tahap I Candi Plaosan

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon meresmikan pengembangan Tahap I kawasan Candi Plaosan, di Dukuh Plaosan, Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Rabu malam (21/1/2026).

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Resmikan Pengembangan Tahap I Candi Plaosan

Pengembangan tahap awal ini difokuskan pada peningkatan fasilitas pendukung guna meningkatkan kenyamanan pengunjung sekaligus memperkuat fungsi Candi Plaosan sebagai destinasi wisata sejarah dan edukasi. Penataan meliputi area parkir, pintu masuk (entrance gate), serta penyediaan fasilitas toilet bagi pengunjung.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyampaikan bahwa penguatan fasilitas publik menjadi kunci penting dalam meningkatkan daya tarik kawasan cagar budaya. Ia menilai Candi Plaosan memiliki posisi strategis karena berada dalam satu kawasan dengan Candi Prambanan, Ratu Boko, Sewu, serta candi-candi lain di sekitarnya.

“Dengan penataan ini, kami berharap Candi Plaosan dapat menjadi destinasi yang lebih luas, lebih nyaman, dan mampu menarik lebih banyak pengunjung,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Fadli Zon meninjau langsung hasil pengembangan tahap pertama, mulai dari penggunaan sistem entrance gate berbasis tap, jalur pedestrian berlantai kayu, hingga progres pemugaran candi-candi perwara yang jumlahnya mencapai 249 unit.

Ia menegaskan bahwa pengembangan Candi Plaosan tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga diarahkan untuk pemberdayaan masyarakat sekitar. Ke depan, Kementerian Kebudayaan akan melibatkan generasi muda melalui program pelatihan dan workshop pemugaran sebagai bagian dari upaya pelestarian sekaligus penciptaan lapangan kerja.

Sementara itu, Kepala Museum dan Cagar Budaya (MCB), Indira Esti Nurjadin menjelaskan pengembangan Tahap I Candi Plaosan meliputi penataan area masuk dan parkir pengunjung. Ia menyebut Candi Plaosan merupakan kompleks cagar budaya penting yang dibangun sejak abad ke-8 hingga pertengahan abad ke-9 Masehi.

"Nilai historis, arsitektural, serta lanskap budaya yang dimiliki Plaosan menjadikannya tidak hanya penting bagi objek pelestarian, tapi juga memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai ruang edukasi dan pemanfaatan publik yang berkelanjutan," kata Indira.

Ia berharap penataan tahap awal ini mampu menciptakan alur kunjungan yang lebih tertib dan meningkatkan kenyamanan pengunjung tanpa mengurangi prinsip pelestarian cagar budaya.

"Melalui pengembangan tahap satu ini, diharapkan akses masuk ke kawasan Candi Plaosan menjadi lebih tertib dan representatif, pengelolaan parkir menjadi lebih aman dan nyaman, serta kualitas pengalaman pengunjung meningkat tanpa mengurangi prinsip pelestarian cagar budaya," tuturnya.

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Kebudayaan atas inisiasi penataan dan pengembangan kawasan Candi Plaosan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Klaten dan masyarakat, kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Kebudayaan yang telah memulai penataan Candi Plaosan. Candi ini memiliki keunikan yang tidak dimiliki candi lain, yaitu akulturasi Hindu dan Buddha yang masih utuh,” ujarnya.

Menurut Mas Hamenang, Candi Plaosan yang sebelumnya lebih banyak dinikmati masyarakat lokal, kini berpeluang besar berkembang menjadi ikon budaya tingkat nasional bahkan internasional seiring dengan pengembangan kawasan yang berkelanjutan.

Ia berharap pengembangan kawasan Candi Plaosan dapat dilanjutkan tanpa jeda agar masyarakat dapat menikmati lanskap kawasan yang tertata secara menyeluruh.
“Semoga pengembangan ini terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat yang datang ke Kabupaten Klaten, khususnya ke Candi Plaosan,” tandasnya.

Pengembangan kawasan Candi Plaosan ke depan diharapkan mampu mengintegrasikan aktivitas budaya, edukasi, dan pariwisata berbasis pelestarian, sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui pelibatan UMKM dan pelaku seni budaya.


(Dokumentasi Pimpinan Bagian Prokopim Setda Kabupaten Klaten)

Dokumentasi/Foto lainnya :

↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓


Click Here To See More

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0