Lomba Drumband Piala Bupati Klaten 2026, Adu Kreativitas dan Kekompakan Pelajar
Lomba Drumband Piala Bupati Klaten Tingkat SD dan SMP Tahun 2026 digelar di Grha Bung Karno Klaten, Kamis pagi (8/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi para pelajar untuk menunjukkan kreativitas sekaligus mengembangkan kedisiplinan, keberanian, kekompakan, dan rasa percaya diri. Sebanyak 23 grup drumband mengikuti perlombaan tersebut, terdiri dari 18 grup tingkat SD dan lima grup tingkat SMP.
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Klaten, jajaran Forkopimda Kabupaten Klaten, Ketua TP PKK Kabupaten Klaten, Ketua Drumband Kabupaten Klaten, jajaran Pemerintah Kabupaten Klaten, Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Klaten, serta tamu undangan lainnya.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten, Agus Setyawan Prasetyoko, menyampaikan bahwa Lomba Drumband Piala Bupati Klaten Tahun 2026 merupakan salah satu upaya Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten untuk turut memeriahkan Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2026, Hari Jadi Kabupaten Klaten ke-22, serta HUT ke-81 Republik Indonesia.
“Terima kasih kepada Bapak Bupati yang telah memberikan panggung impian bagi anak-anak kami melalui Lomba Drumband Piala Bupati. Melalui hentakan drumband ini tidak hanya melahirkan juara, tetapi juga menumbuhkan rasa harmoni, kekompakan, percaya diri, dan kebanggaan pada diri anak-anak di Kabupaten Klaten,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan untuk mengembangkan talenta dan potensi yang dimiliki.
Agus juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dari jajaran Dinas Pendidikan serta semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Sementara itu, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten yang telah menyelenggarakan Lomba Drumband Piala Bupati Klaten Tahun 2026. Menurut Mas Hamenang, lomba drumband bukan sekadar ajang untuk menunjukkan kemampuan bermusik. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan bakat, kreativitas, kedisiplinan, keberanian, kerja sama, dan rasa percaya diri.
“Drumband ini unik, berbeda dengan sekadar lomba musik lainnya. Anggotanya tidak hanya satu atau dua orang, tetapi puluhan. Sehingga ketika ada satu saja yang tidak tepat dalam memainkan alat musik, semuanya bisa menjadi kacau. Tidak hanya bermain musik, tetapi juga ada formasi dan gerakan yang membutuhkan kekompakan luar biasa,” ungkapnya.
Mas Hamenang menegaskan bahwa proses latihan dalam drumband memberikan pembelajaran karakter yang penting bagi anak-anak. Di dalamnya terdapat nilai kedisiplinan, kerja sama, tanggung jawab, serta kemampuan untuk mengesampingkan ego pribadi demi mencapai hasil bersama.
“Di situ ada kekompakan, tidak boleh egois, harus bersama-sama. Tidak ada yang melebihi satu dengan yang lainnya. Dari sinilah karakter itu bisa tumbuh sejak dini,” katanya.
Ia berharap lomba tersebut tidak hanya berorientasi pada pencapaian juara. Menurutnya, pengalaman mengikuti perlombaan, keberanian tampil, serta proses latihan yang telah dilalui merupakan bagian penting dalam pembentukan karakter dan pengembangan potensi peserta didik.
“Tampilkan yang terbaik, anak-anakku sekalian. Jangan takut dan jangan merasa minder dengan peserta yang lain. Jadikan lomba ini sebagai kesempatan untuk menunjukkan hasil latihan dan kerja keras yang sudah kalian jalani, tentunya dengan pendampingan dari pelatih, guru, dan orang tua,” pesan Mas Hamenang.
Selanjutnya, Mas Hamenang juga menyampaikan apresiasi kepada para guru, pelatih, dan keluarga yang telah memberikan dukungan kepada para peserta. Menurutnya, pembentukan generasi muda tidak cukup hanya dengan mendorong prestasi akademik, tetapi juga harus diiringi dengan pembentukan karakter.
“Di era teknologi informasi seperti sekarang, berprestasi mungkin menjadi lebih mudah dengan memanfaatkan teknologi, gadget, dan handphone. Tetapi karakter harus tetap ditumbuhkan sejak dini. Salah satu pembelajaran yang bisa menumbuhkan karakter itu adalah melalui kegiatan seperti drumband,” jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, Mas Hamenang berharap Lomba Drumband Piala Bupati Klaten dapat menjadi agenda yang berkelanjutan dan semakin mampu mendorong potensi serta kreativitas anak-anak di Kabupaten Klaten.
“Berawal dari disiplin di drumband, berawal dari kekompakan di drumband, insyaallah ini menjadi dasar yang luar biasa bagi pembentukan karakter anak-anak kita,” pungkasnya.
(Dokumentasi Pimpinan Bagian Prokopim Setda Kabupaten Klaten)
Dokumentasi/Foto lainnya :
↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓
Click Here To See More
What's Your Reaction?