Dukung Swasembada Gula Nasional, Pemkab Klaten Gelar Tanam Perdana Program Bongkar Ratoon

Pemerintah Kabupaten Klaten terus mendorong peningkatan produktivitas komoditas tebu sebagai bagian dari dukungan terhadap program swasembada gula nasional. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Tanam Tebu Perdana Program Bongkar Ratoon yang dilaksanakan di lahan persawahan Desa Tarubasan, Kecamatan Karanganom, Jumat (30/10/2026).

Dukung Swasembada Gula Nasional, Pemkab Klaten Gelar Tanam Perdana Program Bongkar Ratoon

Kegiatan ini dihadiri Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian RI, tenaga ahli Menteri Pertanian, Plt Bupati Klaten, Direktur Utama PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), Direktur PT Madubaru, Kepala Kejaksaan Negeri Klaten, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Klaten, serta tamu undangan lainnya.

Program Bongkar Ratoon sendiri merupakan upaya peremajaan tanaman tebu yang telah mengalami beberapa kali kepras atau panen ulang (ratoon) dan memiliki produktivitas rendah. Tanaman tebu lama dibongkar untuk kemudian diganti dengan bibit unggul bersertifikat. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas tanaman sekaligus mendukung pencapaian target swasembada gula nasional.

Dalam kegiatan tersebut, dilakukan penanaman tebu secara simbolis di lahan seluas kurang lebih enam hektare. Selain itu, diserahkan santunan kepada anak yatim serta bantuan melalui program Irigasi Manis untuk mendukung kebutuhan pengairan lahan pertanian.

Direktur Utama PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), Mahmudi, menyampaikan bahwa pada tahun 2026 pihaknya melaksanakan program Bongkar Ratoon dengan cakupan sekitar 206 hektare. Ia berharap pelaksanaan program pada tahun kedua ini dapat terus berjalan melalui semangat kebersamaan dan kolaborasi berbagai pihak.
“Alhamdulillah, tahun ini kita melaksanakan program Bongkar Ratoon seluas 206 hektare. Mudah-mudahan dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi, program ini dapat terus berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Plt Bupati Klaten, Mahanni Yulindha Pratiwi, menyampaikan bahwa swasembada gula merupakan agenda strategis yang perlu didukung bersama. Menurutnya, Kabupaten Klaten memiliki sejarah panjang sebagai salah satu daerah penghasil gula, ditandai dengan keberadaan sejumlah pabrik gula dan jaringan perkeretaapian yang dahulu mendukung aktivitas industri gula. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk membangkitkan kembali potensi tersebut melalui peningkatan produktivitas tebu dan perluasan areal tanam. Sektor perkebunan tebu dinilai memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
“Sudah menjadi komitmen kita bersama untuk terus membangkitkan kembali kejayaan tersebut melalui peningkatan produktivitas tebu dan perluasan areal tanam,” tuturnya.

Mbak Linda memaparkan, saat ini areal perkebunan tebu di Kabupaten Klaten mencapai sekitar 499 hektare yang tersebar di 16 kecamatan. Sementara itu, produksi tebu pada tahun 2025 tercatat sebesar 428.524 ton. Adapun data produksi hingga Agustus 2026 yang disampaikan dalam kegiatan tersebut mencapai 27.984 ton. Lebih lanjut, DKPP Kabupaten Klaten telah mengajukan calon lokasi program kepada pihak terkait seluas 200,384 hektare, yang terdiri atas 140,884 hektare untuk program Bongkar Ratoon dan 59,5 hektare untuk perluasan areal.

Lebih lanjut, Mbak Linda mengatakan Pemkab Klaten berkomitmen mendukung peningkatan kesejahteraan petani melalui penyediaan sarana produksi yang memadai serta pendampingan teknis. Dengan demikian, produktivitas tebu di Kabupaten Klaten diharapkan terus meningkat dari tahun ke tahun.

Sementara itu, Plt Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, Heru Triwidarto, menyampaikan bahwa kegiatan tanam perdana ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kontribusi Kabupaten Klaten terhadap produksi gula nasional.
Ia berharap Klaten dapat kembali meningkatkan produksi tebu sehingga turut mendukung terwujudnya swasembada gula dan mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor gula.
“Klaten dahulu dikenal sebagai daerah penghasil gula yang baik. Saatnya kita bangkit kembali dan bersama-sama mendorong Indonesia mencapai swasembada gula,” ujarnya.


(Dokumentasi Pimpinan Bagian Prokopim Setda Kabupaten Klaten)

Dokumentasi/Foto lainnya :

↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓


Click Here To See More

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0