Bupati Klaten Ajak Jamaah Haji Manfaatkan Manasik Sebagai Bekal Ibadah

Pemerintah Kabupaten Klaten membuka kegiatan Manasik Haji Tingkat Kabupaten Klaten Tahun 2026 di Grha Bung Karno Klaten, Selasa (10/2/2026). Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam mempersiapkan calon jamaah haji agar mampu melaksanakan ibadah haji dengan baik, tertib, dan sesuai tuntunan.

Bupati Klaten Ajak Jamaah Haji Manfaatkan Manasik Sebagai Bekal Ibadah

Pembukaan manasik haji tersebut dihadiri Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, perwakilan Forkopimda Kabupaten Klaten, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jawa Tengah, Ketua Yayasan Jamaah Haji (YJH) Kabupaten Klaten beserta dewan pembina dan jajaran pengurus, Ketua IPHI Kabupaten Klaten, Ketua FKKBIHU Kabupaten Klaten, serta tamu undangan lainnya.

Ketua Panitia Manasik Haji Kabupaten Klaten Tahun 2026, M. Cahyanto, mengajak seluruh calon jamaah haji untuk memanfaatkan kegiatan manasik dengan sungguh-sungguh. Ia berharap manasik haji dapat memberikan pemahaman yang utuh sehingga pelaksanaan ibadah haji nantinya berjalan lancar dan diberi kemudahan.

“Kami selaku panitia yang terdiri dari berbagai unsur telah menyiapkan kegiatan manasik ini dengan sebaik-baiknya. Kami berharap seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian dengan penuh keseriusan,” ujarnya.

Ketua Yayasan Jamaah Haji Kabupaten Klaten, Rofiq Muttaqien, menyampaikan bahwa ibadah haji merupakan panggilan langsung dari Allah SWT. Menurutnya, calon jamaah haji adalah orang-orang terpilih yang mendapatkan undangan untuk menunaikan rukun Islam kelima.

Ia menegaskan bahwa manasik haji merupakan bagian dari ikhtiar untuk menyempurnakan ibadah, sekaligus mempersiapkan jamaah secara fisik, mental, dan spiritual. Rofiq juga menekankan pentingnya pelaksanaan haji yang ramah bagi lansia, penyandang disabilitas, dan perempuan.

“Kami berharap manasik haji ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar mampu mentransfer ilmu serta menanamkan nilai kepedulian dan saling melayani antarjamaah,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Klaten, Faizatul Umma, melaporkan bahwa jumlah calon jamaah haji Kabupaten Klaten Tahun 2026 sebanyak 1.115 orang, terdiri dari 533 jamaah laki-laki dan 582 jamaah perempuan. Jamaah tertua berusia 94 tahun dan yang termuda berusia 15 tahun, dengan mayoritas jamaah berada pada rentang usia 51 hingga 60 tahun.

Ia menambahkan, manasik haji tahun 2026 dijadwalkan sebanyak lima kali, terdiri dari satu kali di tingkat kabupaten dan empat kali di tingkat kecamatan. Namun, khusus di Kabupaten Klaten, manasik tingkat kabupaten akan dilaksanakan selama tiga hari.

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh calon jamaah haji yang akan berangkat pada tahun 2026. Ia menegaskan bahwa menjadi tamu Allah SWT merupakan panggilan istimewa yang tidak semua orang mendapatkan kesempatan tersebut.

Menurutnya, kegiatan manasik haji bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk komitmen seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Klaten untuk memastikan calon jamaah haji dapat melaksanakan seluruh rangkaian ibadah dengan baik, sehat, dan selamat.

“Kegiatan manasik ini harus diikuti dengan baik dan maksimal. Dengan manasik, bapak ibu akan mengetahui secara rinci apa saja yang akan dilakukan selama beribadah di Tanah Suci. Kunci utamanya adalah kesungguhan mengikuti seluruh rangkaian manasik sampai selesai,” tegas Mas Hamenang.


(Dokumentasi Pimpinan Bagian Prokopim Setda Kabupaten Klaten)

Dokumentasi/Foto lainnya :

↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓


Click Here To See More

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0