Bersih Sendang Sinongko, Bupati Klaten Ajak Warga Gotong Royong Pulihkan Debit Air Sendang
Jum’at siang (4/9/2026), Bupati Klaten menghadiri kegiatan Bersih Sendang Sinongko di Desa Pokak, Kecamatan Ceper. Tradisi yang digelar secara swadaya oleh masyarakat tersebut menjadi wujud syukur sekaligus upaya melestarikan warisan budaya leluhur.
Rangkaian Bersih Sendang Sinongko diawali dengan kegiatan membersihkan kawasan sendang dan kirab budaya. Puncak kegiatan ditandai dengan makan bersama warga dengan menyajikan gulai kambing sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil panen dan keberadaan sumber air yang selama ini menjadi bagian penting kehidupan masyarakat setempat.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo mengapresiasi masyarakat Desa Pokak dan Kecamatan Ceper yang hingga kini masih menjaga dan melestarikan tradisi Bersih Sendang Sinongko.
“Tentu ini merupakan tradisi budaya yang perlu dipertahankan. Yang dipertahankan adalah Bersih Sendang. Ini patut kita syukuri karena kita masih bisa melestarikan budaya yang diwariskan oleh leluhur kita,” tuturnya.
Menurut Mas Hamenang, pelestarian Sendang Sinongko ke depan tidak cukup hanya dilakukan dengan menjaga kebersihan kawasan sendang. Ia mendorong adanya gerakan bersama untuk menjaga sumber air sekaligus meningkatkan kembali debit air Sendang Sinongko yang disebut semakin berkurang.
“Mulai hari ini kita harus bersepakat, bicara Bersih Sendang Sinongko tidak hanya membersihkan sekitarnya. Ke depan monggo kita gotong royong bagaimana caranya debit airnya bisa naik lagi, karena semakin ke sini semakin berkurang,” ungkapnya.
Mas Hamenang pun menyampaikan Pemerintah Kabupaten Klaten siap mendukung upaya revitalisasi Sendang Sinongko. Selain melalui dukungan pemerintah daerah, ia juga mendorong keterlibatan perusahaan yang berada di sekitar wilayah tersebut melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR.
“Pemkab Klaten juga akan membantu. Di sekitar sini juga ada perusahaan-perusahaan, nanti kita minta CSR-nya untuk kemudian membantu revitalisasi Sendang Sinongko ini,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Mas Hamenang berharap upaya revitalisasi tersebut dapat mengembalikan kondisi Sendang Sinongko sehingga sumber airnya kembali melimpah. Selain memiliki nilai budaya bagi masyarakat, Sendang Sinongko juga diharapkan dapat dikembangkan menjadi salah satu destinasi wisata di Kabupaten Klaten.
“Harapannya airnya bisa melimpah dan Sendang Sinongko kembali berjaya serta menjadi salah satu wisata di Kabupaten Klaten,” harapnya.
Terakhir, Mas Hamenang juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat, khususnya warga Kecamatan Ceper, yang secara konsisten menjaga tradisi dan budaya warisan leluhur.
“Terakhir, terima kasih kepada masyarakat, khususnya Ceper, yang senantiasa melestarikan tradisi budaya dari leluhur,” pungkasnya.
(Dokumentasi Pimpinan Bagian Prokopim Setda Kabupaten Klaten)
Dokumentasi/Foto lainnya :
↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓
Click Here To See More
What's Your Reaction?