Pemkab Klaten Perkuat Sinergi dengan Pelaku Usaha melalui Rakor Forum CSR 2026
Pemerintah Kabupaten Klaten menggelar Rapat Koordinasi Forum Corporate Social Responsibility (CSR) bersama Bupati Klaten Tahun 2026 di Gedung Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Klaten, Kamis (9/4/2026).
Ketua Forum CSR Kabupaten Klaten, Dewi Ekosari Kusumaningrum, menyampaikan apresiasi kepada para pelaku industri yang telah bergabung dalam forum tersebut. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara dunia usaha dan pemerintah daerah.
“Terima kasih kepada pelaku industri karena telah bergabung dengan forum ini. Semoga forum ini bisa bermanfaat, bersinergi dengan Pemkab Klaten dan pelaku usaha, serta dapat mendukung program dari Pemkab Klaten, terutama 10 program prioritas,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa Forum CSR secara rutin menggelar rapat setiap tiga bulan sekali untuk melakukan evaluasi dan penyelarasan program. Dari 319 perusahaan yang tercatat di Disperinaker, sebanyak 107 perusahaan telah tergabung dalam Forum CSR, dan 70 perusahaan telah menyampaikan laporan kegiatan.
“Pada tahun 2025, Forum CSR telah menyalurkan dana sebesar Rp14 miliar,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, memanfaatkan forum tersebut untuk memperkuat komunikasi dengan para pelaku usaha sekaligus menyampaikan arah kebijakan pembangunan daerah.
“Hari ini kita bersilaturahmi dengan para pengusaha di Klaten dalam Forum CSR. Kami menyampaikan program-program prioritas terkini,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa Pemkab Klaten telah mengevaluasi 10 program prioritas dan memfokuskan pada sektor dasar.
“Kami menilai urusan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur harus kita selesaikan terlebih dahulu. Tiga hal ini yang kemudian kami dorong,” tegasnya.
Di bidang pendidikan, Mas Hamenang menyampaikan rencana pemberian beasiswa bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu.
“Kami mulai tahun ini akan memberikan beasiswa bagi mahasiswa-mahasiswi yang tidak mampu namun memiliki potensi. Kami juga mendorong kolaborasi dengan Forum CSR agar perusahaan bisa turut berkontribusi di sektor pendidikan,” imbuhnya.
Di sektor kesehatan, Pemkab Klaten telah mencapai Universal Health Coverage (UHC) sebesar 95 persen dan menargetkan cakupan penuh.
“Kami ingin 100 persen masyarakat Klaten tercakup BPJS. Yang masih sekitar 5 persen ini kami dorong agar bisa terpenuhi dengan dukungan pemerintah daerah dan Forum CSR,” ujarnya.
Selain itu, Mas Hamenang juga menekankan pentingnya Forum CSR sebagai ruang komunikasi bagi para pelaku usaha.
“Kami tidak hanya mengejar CSR-nya saja, tetapi forum ini juga harus menjadi ruang bagi pengusaha untuk menyampaikan kendala, baik perizinan maupun hal lainnya. Sehingga tercipta hubungan yang saling menguntungkan antara pemerintah daerah dan pelaku usaha,” pungkasnya.
(Dokumentasi Pimpinan Bagian Prokopim Setda Kabupaten Klaten)
Dokumentasi/Foto lainnya :
↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓
Click Here To See More
What's Your Reaction?