Ribuan Marbot Berkumpul, Bupati Klaten Dorong Masjid Semakin Berdaya

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menghadiri pertemuan penjaga tempat ibadah atau marbot masjid se-Kabupaten Klaten yang digelar di Grha Bung Karno Klaten, Selasa pagi (29/9/2026). Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 2.005 penjaga masjid dari berbagai wilayah di Kabupaten Klaten.

Ribuan Marbot Berkumpul, Bupati Klaten Dorong Masjid Semakin Berdaya

Turut hadir Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Klaten, Ketua PD Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Klaten, Ustaz Muhammad Rosyid dari Masjid Jogokariyan Yogyakarta, Ketua MUI Klaten, perwakilan Forkopimda Klaten, kepala OPD Kabupaten Klaten, serta tamu undangan lainnya.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Klaten, Nurcholis Arif Budiman, mengatakan keberadaan masjid saat ini memiliki peran yang semakin luas. Masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga berkembang sebagai pusat pendidikan, studi keagamaan, pemberdayaan, dan kegiatan sosial kemasyarakatan.
“Masjid sekarang tidak hanya tempat ibadah, tapi adalah pusat untuk studi keagamaan, pendidikan, pemberdayaan dan sosial kemasyarakatan,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan penjaga masjid memiliki peran penting dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi jamaah. Dalam pelaksanaannya, penjaga masjid juga kerap memiliki peran lain, seperti menjadi imam serta membantu berbagai kegiatan dan perawatan masjid. Karena itu, pertemuan tersebut menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi sekaligus berbagi pengetahuan dan pengalaman mengenai pengelolaan masjid. Nurcholis menyebut terdapat sejumlah masjid di Klaten yang telah mengembangkan konsep masjid ramah anak, ramah lansia, maupun mendukung kegiatan taklim.

Adapun pertemuan tersebut bertujuan mempererat silaturahmi antarpenjaga masjid, meningkatkan pengetahuan dalam menjalankan tugas, meningkatkan kepedulian terhadap keamanan dan kenyamanan jamaah, memperkuat komunikasi serta koordinasi antarmasjid, sekaligus memberikan motivasi dan penghargaan kepada para penjaga masjid.
“Harapannya mendorong terbentuknya masjid yang makmur dan ramah bagi jamaah,” katanya.

Sementara itu, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menyampaikan apresiasi kepada para penjaga dan pengelola masjid yang selama ini menjadi mitra pemerintah daerah dalam menjaga serta menghidupkan rumah ibadah di Kabupaten Klaten. Menurut Mas Hamenang, masjid memiliki posisi penting dalam membangun fondasi kehidupan masyarakat, khususnya generasi muda. Peran masjid saat ini juga telah berkembang menjadi ruang untuk berdiskusi, mengembangkan ilmu pengetahuan, serta menjadi tempat masyarakat bersama-sama mencari solusi atas berbagai persoalan.

“Ke depan anak-anak kita, saudara-saudara kita, fondasinya itu dari rumah ibadah. Masjid ini tidak hanya sebagai ruang tempat untuk beribadah, tapi sudah berkembang luar biasa,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, Mas Hamenang menekankan pentingnya peningkatan kapasitas para pengelola masjid agar mampu mengembangkan fungsi masjid secara optimal. Pertemuan marbot tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi ruang belajar dan berbagi pengalaman mengenai pengelolaan masjid. Mas Hamenang mengatakan, meskipun kondisi anggaran pemerintah daerah masih terbatas, Pemkab Klaten berupaya memberikan perhatian terhadap keberadaan rumah ibadah. Salah satunya melalui bantuan keuangan khusus yang diberikan kepada desa-desa untuk mendukung perbaikan masjid.

“Memang masih terbatas tapi insyaallah setiap tahun ada alokasi dana masjid dan kemudian kami berikan. Harapannya ke depan satu per satu masjid yang ada di Kabupaten bisa kami perbaiki, bisa dioptimalkan, sehingga warga masyarakat yang ingin beribadah bisa lebih nyaman, aman, dan sejahtera di Kabupaten Klaten,” jelasnya.

Lebih lanjut, Mas Hamenang juga menyampaikan harapan agar kegiatan tersebut dapat menjadi awal dari agenda peningkatan kapasitas yang dilaksanakan secara berkelanjutan. Selain memperkuat pengetahuan dan pengelolaan masjid, kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi ruang berbagi antarpengelola masjid di Kabupaten Klaten.
“Harapan kami pertemuan hari ini Bapak, Ibu bisa mengikuti dan berdiskusi terkait bagaimana mengelola masjid dengan lebih baik dan bagaimana mengembangkan masjid di tempat kita,” katanya.

Di akhir sambutannya, Mas Hamenang menyampaikan terima kasih kepada seluruh penjaga dan pengelola masjid yang telah menjadi mitra Pemerintah Kabupaten Klaten. Ia berharap masjid semakin hidup sebagai pusat ibadah sekaligus ruang pengembangan masyarakat, sehingga semakin banyak warga yang terdorong untuk memakmurkan rumah ibadah.


(Dokumentasi Pimpinan Bagian Prokopim Setda Kabupaten Klaten)

Dokumentasi/Foto lainnya :

↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓


Click Here To See More

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0