Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi hingga Pengawas, Bupati Klaten Tekankan Integritas dan Kinerja Nyata

Pemerintah Kabupaten Klaten menggelar Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, dan Pejabat Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klaten Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Pemkab Klaten, Kamis siang (27/8/2026).

Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi hingga Pengawas, Bupati Klaten Tekankan Integritas dan Kinerja Nyata

Hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Klaten, Forkopimda Kabupaten Klaten, Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Klaten, para asisten dan staf ahli bupati, Tim Panitia Seleksi (Pansel), Ketua TP PKK Kabupaten Klaten, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Klaten, rohaniawan, serta sejumlah pejabat dan undangan lainnya.

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dalam sambutannya menyampaikan bahwa pengambilan sumpah/janji jabatan bukan sekadar seremoni, melainkan momentum pelimpahan amanah, tanggung jawab, sekaligus komitmen untuk memberikan kinerja terbaik bagi masyarakat Kabupaten Klaten.
“Kepada para pejabat yang dilantik hari ini, saya ucapkan selamat atas amanah dan kepercayaan yang diberikan. Namun, saya perlu menegaskan bahwa jabatan bukanlah hadiah, bukan pula sekadar penghargaan atas perjalanan karier. Jabatan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada negara, masyarakat, organisasi, dan yang paling utama kepada Tuhan Yang Maha Esa,” tegasnya.

Khusus bagi pejabat pimpinan tinggi pratama, Mas Hamenang menjelaskan bahwa proses penempatan dan pengisian jabatan telah melalui mekanisme yang ditetapkan, termasuk panitia seleksi, rotasi, penugasan, serta evaluasi kinerja. Karena itu, jabatan yang diemban harus dimaknai sebagai hasil dari proses yang mempertimbangkan kompetensi, integritas, rekam jejak, kebutuhan organisasi, dan kinerja.
“Kepercayaan ini harus dijawab dengan kinerja yang nyata, integritas, loyalitas kepada organisasi, serta keberanian melakukan perbaikan. Saya tidak ingin pejabat hanya pandai menjalankan rutinitas. Saya membutuhkan pejabat yang mampu membaca persoalan, mencari solusi, mengambil keputusan, dan menghadirkan perubahan yang manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Menurut Mas Hamenang, keberhasilan program pemerintah tidak cukup diukur dari banyaknya output berupa kegiatan maupun dokumen yang dihasilkan. Hal yang lebih penting adalah dampak nyata yang dirasakan oleh masyarakat.
“Program kegiatan belum dikatakan sukses apabila hanya sekadar output yang didapatkan. Yang penting adalah outcome-nya. Apa dampaknya dan apakah manfaatnya benar-benar dirasakan oleh warga masyarakat?” katanya.

Sementara itu, kepada pejabat administrator dan pengawas, Mas Hamenang berpesan agar mereka menjadi penggerak utama di lapangan. Setiap kebijakan pemerintah harus mampu diterjemahkan menjadi pelayanan publik yang cepat, mudah, tepat, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Ia juga mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Klaten untuk meninggalkan ego sektoral dengan memperkuat koordinasi, soliditas, dan kolaborasi antarp perangkat daerah.
“Kita boleh berbeda perangkat daerah, berbeda tugas dan kewenangan, tetapi tujuan kita bersama adalah satu, yakni memberikan pelayanan terbaik dan mewujudkan Kabupaten Klaten yang maju, sejahtera, dan berdaya saing,” tuturnya.

Mas Hamenang juga mengingatkan seluruh pejabat yang dilantik untuk menjaga integritas dan tidak menyalahgunakan kewenangan. Ia meminta jajaran pemerintah daerah bekerja sesuai aturan, sekaligus terus mendorong inovasi dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Jangan takut mengambil keputusan sepanjang benar, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan. Pegang prinsip sederhana, kerja cepat, kerja tepat, kerja tuntas, dan bekerja dengan hati,” pesannya.

Lebih lanjut, Mas Hamenang berharap pelantikan tersebut tidak hanya dimaknai sebagai pergantian pejabat, tetapi menjadi momentum peningkatan kualitas dan kinerja pemerintahan daerah Kabupaten Klaten. Menurutnya, masyarakat tidak menilai pemerintah semata dari banyaknya rapat maupun dokumen yang dihasilkan, melainkan dari apa yang telah dikerjakan dan seberapa besar manfaatnya bagi masyarakat.
“Itulah ukuran keberhasilan kita. Oleh karena itu, mari kita jadikan jabatan ini sebagai ruang pengabdian. Tunjukkan bahwa kepercayaan yang diberikan benar-benar layak dan pantas dipertanggungjawabkan,” katanya.

Mengakhiri sambutannya, Mas Hamenang mengucapkan selamat kepada seluruh pejabat yang dilantik sekaligus mendorong mereka untuk segera bekerja dan memberikan hasil nyata.
“Segera bekerja, segera bergerak, dan segera tunjukkan hasilnya. Jabatan boleh berganti, tempat boleh berubah, tetapi pengabdian kepada masyarakat tidak boleh berhenti,” pungkasnya.


(Dokumentasi Pimpinan Bagian Prokopim Setda Kabupaten Klaten)

Dokumentasi/Foto lainnya :

↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓


Click Here To See More

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0