Hadiri Sosialisasi Verifikasi & Validasi Penerima Bansos, Mas Hamenang Tekankan Data Harus “Clean and Clear”

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menghadiri kegiatan Sosialisasi Verifikasi dan Validasi Data Penerima Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH), Program Sembako, serta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) berdasarkan data salur tahap IV Tahun 2025. Kegiatan tersebut digelar di Pendopo Pemerintah Kabupaten Klaten, Rabu (28/1/2026).

Hadiri Sosialisasi Verifikasi & Validasi Penerima Bansos, Mas Hamenang Tekankan Data Harus “Clean and Clear”

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Pj Sekda Kabupaten Klaten, Asisten dan Staf Ahli Bupati, Kepala OPD Kabupaten Klaten, Kepala BPS Klaten, perwakilan PKH Klaten, TKSK Klaten, para camat, serta tamu undangan lainnya.

Kepala Dinas Sosial P3APPKB Kabupaten Klaten, Puspo Enggar Hastuti, menyampaikan bahwa kegiatan ini dilatarbelakangi oleh dinamika perubahan kondisi ekonomi masyarakat yang belum sepenuhnya tercermin dalam data.

“Ada masyarakat yang kondisi ekonominya sudah berubah, namun datanya belum terbarui. Karena itu diperlukan verifikasi dan validasi agar bantuan benar-benar tepat sasaran,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menegaskan bahwa masih banyak keluhan masyarakat terkait bantuan sosial yang dinilai belum tepat sasaran. Pemerintah Kabupaten Klaten pun telah berkoordinasi dengan OPD terkait untuk mencari akar permasalahan sekaligus solusi yang efektif.

“Sebelum musyawarah desa, kita dorong dilaksanakannya pramusdes melalui rapat RT dan RW yang melibatkan warga. Karena masyarakat sendiri yang paling mengetahui kondisi riil di lingkungannya, sehingga data yang dihasilkan lebih akurat,” tuturnya.

Ia berharap hasil musyawarah tersebut dapat menjadi dasar pembaruan peta penerima bantuan sosial di Kabupaten Klaten. Namun, Bupati menekankan bahwa strategi ini memerlukan komitmen bersama dari seluruh pihak yang terlibat.

“Upaya ini tidak akan berhasil jika tidak dilaksanakan dengan sungguh-sungguh. Kita butuh komitmen bersama agar data benar-benar bersih dan jelas,” tegasnya.

Mas Hamenang menambahkan bahwa apabila masih terdapat penerima yang seharusnya sudah mampu namun enggan melakukan graduasi, maka akan dilakukan langkah lanjutan berupa stikerisasi sebagai bentuk penandaan. Meski demikian, langkah tersebut akan didahului dengan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat.

(Dokumentasi Pimpinan Bagian Prokopim Setda Kabupaten Klaten)

Dokumentasi/Foto lainnya :

↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓


Click Here To See More

What's Your Reaction?

like
7
dislike
0
love
97
funny
0
angry
1
sad
0
wow
0