Forkopimda Klaten Kembali Musnahkan Barang Bukti Miras dan Knalpot Tidak Sesuai Spesifikasi
Pemusnahan barang bukti minuman keras (miras) dan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis diselenggarakan di halaman Gedung Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Klaten, Selasa pagi (17/3/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh unsur Forkopimda Kabupaten Klaten, Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Klaten, Ketua MUI Klaten, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.
Kapolres Klaten, AKBP Muh. Faruk Rozi, menyampaikan bahwa pemusnahan barang bukti ini bertujuan untuk menjamin rasa aman dan menjaga kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya menjelang Hari Raya Idulfitri serta Hari Raya Nyepi bagi umat Hindu.
Ia menjelaskan bahwa barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari 15.684 botol minuman keras dan 769 knalpot brong hasil operasi penyakit masyarakat (pekat) yang dilaksanakan secara gabungan oleh TNI, Polri, dan Pemerintah Kabupaten Klaten melalui Satpol PP. Menurut Kapolres, keberhasilan operasi tersebut juga tidak lepas dari peran aktif masyarakat dalam memberikan laporan kepada pihak kepolisian maupun pemerintah daerah.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Klaten yang telah membantu melalui aduan dan informasi, sehingga kegiatan penertiban dan pemusnahan barang bukti ini dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya.
Kapolres menambahkan, kegiatan serupa akan dilaksanakan secara periodik dan operasi pekat akan terus dilanjutkan dalam waktu ke depan. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak menggunakan knalpot brong karena sangat mengganggu ketertiban umum.
“Apabila masih ditemukan, Polres Klaten akan menindak tegas sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, mengapresiasi kinerja TNI, Polri, Satpol PP, serta seluruh tim gabungan yang selama bulan Ramadan ini gencar melaksanakan operasi pekat. Menurut Bupati, kegiatan pemusnahan kali ini menjadi istimewa karena dalam satu bulan telah dilakukan dua kali pemusnahan hasil operasi.
“Saya sangat mengapresiasi kinerja TNI, Polri, Satpol PP, dan seluruh pasukan gabungan. Dengan adanya kegiatan ini, kami berharap ke depan semakin berkurang masyarakat yang melakukan hal-hal negatif, sehingga situasi di Kabupaten Klaten tetap aman, tertib, dan kondusif,” ungkapnya.
Pemerintah Kabupaten Klaten bersama Forkopimda berkomitmen untuk terus menjaga ketertiban dan keamanan wilayah, terutama selama bulan Ramadan hingga perayaan Idulfitri dan Nyepi, agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman.
(Dokumentasi Pimpinan Bagian Prokopim Setda Kabupaten Klaten)
Dokumentasi/Foto lainnya :
↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓
Click Here To See More
What's Your Reaction?