Bupati Klaten Tekankan Validasi Data Tepat Sasaran dalam Rakor DTSEN

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menghadiri Rapat Koordinasi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang digelar di Ruang Rapat Utama Gedung B Setda Kabupaten Klaten, Selasa (20/1/2026).

Bupati Klaten Tekankan Validasi Data Tepat Sasaran dalam Rakor DTSEN

Rakor tersebut diikuti oleh Pj Sekda Kabupaten Klaten, kepala OPD terkait, perwakilan PAPDESI, perwakilan Program Keluarga Harapan (PKH), pendamping desa, serta instansi terkait lainnya. Kegiatan ini bertujuan untuk menyelaraskan dan memvalidasi data sosial ekonomi agar penyaluran bantuan sosial semakin tepat sasaran.

Kepala DISSOSP3APPKB Kabupaten Klaten, Puspo Enggar Hastuti, menjelaskan bahwa rakor ini diinisiasi menindaklanjuti berbagai laporan yang masuk terkait ketidaktepatan data penerima bantuan.

“Kami mengadakan rapat koordinasi ini karena banyak laporan yang masuk. Kami mengundang OPD terkait untuk menyamakan langkah ke depan,” jelasnya.

Ia menambahkan, rakor difokuskan untuk mereview inclusion error dan exclusion error berdasarkan DTSEN.
“Inclusion error adalah kondisi ketika masyarakat yang sudah mampu masih menerima bantuan, sedangkan exclusion error adalah masyarakat yang tidak mampu tetapi tidak mendapatkan bantuan sosial,” imbuhnya.

Melalui rakor ini, DISSOSP3APPKB berharap proses perbaikan data dapat dilakukan secara objektif dan akuntabel sehingga penyaluran bantuan benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan.

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menegaskan pentingnya memastikan data awal yang dimiliki pemerintah benar-benar bersih dan jelas sebelum ditetapkan.
“Data awal yang kita miliki harus kita sampaikan secara clean and clear di desa. Tolong digiatkan rapat-rapat atau pramusdes dengan data dari DISSOSP3APPKB, agar benar-benar disesuaikan dengan kondisi di lapangan,” tegas Mas Hamenang.

Mas Hamenang berharap proses validasi dapat diselesaikan hingga tingkat RT dan RW.
“Harapan kami, data ini bisa tuntas di tingkat RT/RW. Jika masih ditemukan ketidaksesuaian atau ada yang ‘ngeyel’, maka kita lakukan langkah kedua, yaitu stikerisasi,” tambahnya.


(Dokumentasi Pimpinan Bagian Prokopim Setda Kabupaten Klaten)

Dokumentasi/Foto lainnya :

↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓


Click Here To See More

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0