Bupati Klaten Hadiri Klaten Fire Safety Challenge 2026, Dorong Peningkatan Kesiapsiagaan Hadapi Kebakaran
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menghadiri Klaten Fire Safety Challenge 2026 yang digelar di Alun-Alun Kabupaten Klaten, Selasa (11/8/2026). Klaten Fire Safety Challenge 2026 diikuti puluhan tim dari berbagai unsur, mulai dari tim tanggap darurat perusahaan, rumah sakit, BUMD, hingga tim dari kecamatan. Sebanyak 40 tim ambil bagian dalam kompetisi yang terbagi dalam dua line, yakni Line A dan Line B. Setiap tim terdiri atas empat orang yang dituntut mampu bekerja sama dan sigap dalam menaklukkan berbagai tantangan pemadaman api.
Dalam kesempatan tersebut, Mas Hamenang mengatakan, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi dan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga memiliki tujuan penting dalam meningkatkan pemahaman serta kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi kebakaran.
“Hari ini kita menyelenggarakan Klaten Fire Safety Challenge tahun 2026 yang masih masuk dalam rangkaian Hari Jadi ke-222 Kabupaten Klaten. Ini agenda rutin yang sudah kita selenggarakan dalam beberapa tahun. Selain menghibur masyarakat, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menyosialisasikan pentingnya fire safety ketika terjadi kebakaran,” ujarnya.
Selanjutnya, Mas Hamenang mengungkapkan kesiapsiagaan menghadapi kebakaran perlu dibangun secara bersama-sama dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan di wilayah Kabupaten Klaten. Tidak hanya pemerintah dan petugas pemadam kebakaran, tetapi juga relawan di tingkat kecamatan serta perusahaan.
“Yang tidak kalah penting adalah meningkatkan kesiapsiagaan stakeholder yang ada di wilayah, baik relawan yang ada di kecamatan maupun perusahaan. Dengan adanya event ini, selain mereka mengejar prestasi, sekaligus juga meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi terjadinya bencana kebakaran,” jelasnya.
Mas Hamenang juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Klaten Fire Safety Challenge 2026. Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus dikembangkan sehingga jangkauannya semakin luas. Mas Hamenang bahkan mendorong agar penyelenggaraan pada tahun mendatang dapat ditingkatkan dari tingkat kabupaten menjadi tingkat provinsi.
“Tadi saya sudah melontarkan ide, kalau bisa tahun depan tidak hanya lingkup kabupaten, tetapi kita tingkatkan lagi menjadi lingkup provinsi. Karena event Fire Safety Challenge ini se-Jawa Tengah hanya ada dua yang menyelenggarakan,” ungkapnya.
Terakhir, Mas Hamenang berharap, pengembangan kegiatan tersebut tidak hanya meningkatkan daya tarik event, tetapi juga memperkuat jejaring dan kapasitas sumber daya manusia dalam penanganan kebakaran. Dengan demikian, semangat kompetisi dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kesiapsiagaan dan keselamatan masyarakat.
(Dokumentasi Pimpinan Bagian Prokopim Setda Kabupaten Klaten)
Dokumentasi/Foto lainnya :
↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓
Click Here To See More
What's Your Reaction?