Bupati Klaten Apresiasi Dedikasi Guru Ngaji dalam Membentuk Karakter Generasi Klaten

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo bersilaturahmi dengan para guru ngaji se-Kabupaten Klaten di Grha Bung Karno, Rabu (30/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menyampaikan apresiasi atas dedikasi para guru ngaji dalam memberikan pendidikan agama kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

Bupati Klaten Apresiasi Dedikasi Guru Ngaji dalam Membentuk Karakter Generasi Klaten

Dalam kesempatan tersebut, Mas Hamenang menyampaikan terima kasih kepada seluruh guru ngaji yang selama ini istiqomah memberikan pengajaran Al-Qur'an kepada masyarakat Klaten. Dedikasi tersebut, menurutnya, memiliki peran penting dalam membangun kehidupan keagamaan sekaligus membentuk karakter masyarakat.
“Atas nama pribadi dan mewakili jajaran Pemkab Klaten, saya mengucapkan terima kasih kepada para guru ngaji yang selama ini sudah berjuang istiqomah mengajar masyarakat Klaten, mulai dari yang senior hingga anak-anak kecil. Sehingga mereka dapat membaca Al-Qur'an dengan fasih,” ungkapnya.

Mas Hamenang mengatakan peningkatan ketakwaan kepada Allah SWT merupakan bagian penting dalam kehidupan. Dalam hal tersebut, keberadaan guru ngaji memiliki peran yang sangat krusial, terutama dalam memberikan pondasi keagamaan bagi anak-anak. Terlebih di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat, menjadi tantangan tersendiri dalam memberikan pendidikan agama kepada generasi muda.
“Kita sebagai manusia perlu meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT. Maka peran dari guru ngaji ini sangat krusial. Apalagi di era sekarang, di era teknologi, banyak anak-anak yang lebih tertarik membuka HP daripada belajar, terutama agama,” tuturnya.

Lebih lanjut, Mas Hamenang meyakini para guru ngaji dapat menjadi bagian penting dalam memperkuat pondasi keagamaan anak-anak Klaten. Pendidikan agama yang diberikan sejak dini diharapkan mampu membentuk karakter generasi muda agar memiliki nilai-nilai moral dan keagamaan di tengah perkembangan teknologi yang semakin masif.
“Saya yakin para guru ngaji ini bisa membuat pondasi anak-anak kita semakin kokoh dengan ilmu agama yang diajarkan, di tengah gempuran teknologi yang semakin masif ini,” lanjutnya.

Mas Hamenang menjelaskan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sebagai bentuk apresiasi Pemkab Klaten kepada para guru ngaji yang telah berkontribusi dalam pendidikan keagamaan masyarakat. Ia mengakui bahwa kondisi APBD saat ini memiliki keterbatasan. Namun demikian, Pemkab Klaten tetap berupaya memberikan perhatian kepada para guru ngaji, termasuk melalui dukungan insentif.
“Pertemuan ini kami laksanakan dalam rangka bersilaturahmi dan memberikan tanda tresna kami, apresiasi kepada guru ngaji di Klaten. Meski saat ini APBD kami sangat terbatas, kami jajaran Pemkab Klaten berupaya terus untuk memberikan insentif kepada guru ngaji di Klaten karena termasuk dalam prioritas kami,” jelasnya.

Mengakhir sambutannya, Mas Hamenang menegaskan, perhatian tersebut merupakan bentuk penghargaan atas kontribusi para guru ngaji yang turut membantu pemerintah daerah dalam membentuk karakter anak-anak Klaten, khususnya dari sisi agama.
“Panjenengan semua membantu kami untuk membentuk karakter anak-anak Klaten dalam sisi agama. Karena itu, peran panjenengan semua sangat berarti bagi masa depan generasi Klaten,” pungkasnya.


(Dokumentasi Pimpinan Bagian Prokopim Setda Kabupaten Klaten)

Dokumentasi/Foto lainnya :

↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓


Click Here To See More

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0