Berlangsung Meriah, Klaten Lurik Carnival 2026 Promosikan Lurik hingga Kancah Global
Semarak peringatan Hari Jadi ke-222 Kabupaten Klaten semakin terasa dengan digelarnya Klaten Lurik Carnival 2026 di Alun-Alun Kabupaten Klaten, Senin malam (27/7/2026). Ribuan masyarakat memadati Alun-Alun Klaten dan sekitarnya untuk menyaksikan parade busana lurik yang menampilkan kreativitas para peserta dalam mengangkat kain lurik sebagai identitas budaya Kabupaten Klaten.
Sebanyak 20 kontingen yang berasal dari sanggar seni, pelaku usaha swasta, BUMD, BUMDes, komunitas, hingga berbagai instansi turut ambil bagian dalam karnaval tersebut. Para peserta menempuh rute mulai dari Simpang Lima Klatos, menuju Alun-Alun Kabupaten Klaten, dan berakhir di Kodim 0723/Klaten dengan menampilkan ragam busana berbahan dasar lurik yang dikreasikan menjadi karya fashion yang memukau.
Ketua Umum Panitia Hari Jadi ke-222 Kabupaten Klaten, Moh. Natsir, mengatakan bahwa Klaten Lurik Carnival menjadi salah satu rangkaian peringatan hari jadi yang bertujuan melestarikan sekaligus mengangkat nilai budaya lurik sebagai warisan khas Kabupaten Klaten.
"Kegiatan ini dalam rangka Hari Jadi ke-222 Kabupaten Klaten sekaligus sebagai upaya melestarikan budaya, yaitu lurik. Lurik dirangkai menjadi karya fashion yang memukau. Dari lurik kita bisa mengambil makna kesederhanaannya, namun mampu dirangkai menjadi busana yang sangat indah. Harapannya, kita terus menjaga kelestariannya sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo mengapresiasi antusiasme seluruh peserta dan masyarakat yang telah menyukseskan penyelenggaraan Klaten Lurik Carnival. Menurutnya, pelaksanaan karnaval pada malam hari untuk tahun kedua berturut-turut menghadirkan suasana yang semakin meriah dengan kualitas peserta yang terus meningkat.
"Alhamdulillah, H-1 Hari Jadi Kabupaten Klaten kita kembali menyelenggarakan Klaten Lurik Carnival yang luar biasa. Ini tahun kedua diselenggarakan pada malam hari dan semakin meriah. Pesertanya bertambah dan penampilannya luar biasa. Ini menjadi salah satu upaya kita mempromosikan lurik agar semakin mendunia," tuturnya.
Mas Hamenang juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta, sponsor, panitia, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan acara tersebut.
"Semoga ke depan penyelenggaraan Klaten Lurik Carnival semakin baik, pesertanya semakin banyak, dan kita bisa terus mempromosikan salah satu wastra asli Kabupaten Klaten ini hingga semakin mengglobal," imbuhnya.
Klaten Lurik Carnival tahun ini juga semakin istimewa dengan kehadiran Bupati Gayo Lues beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Gayo Lues, Aceh sebagai tamu kehormatan. Kehadiran tersebut menjadi momentum mempererat hubungan antardaerah sekaligus membuka peluang kerja sama di berbagai sektor.
Mas Hamenang menjelaskan bahwa selama berada di Kabupaten Klaten, rombongan Pemerintah Kabupaten Gayo Lues telah mengunjungi sejumlah potensi unggulan daerah, salah satunya kawasan lereng Merapi untuk melihat pengembangan komoditas kopi. Menurutnya, ketertarikan tersebut membuka peluang kolaborasi yang saling menguntungkan antara kedua daerah.
"Semoga ke depan akan ada kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Klaten dan Kabupaten Gayo Lues yang mampu membawa manfaat serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kedua daerah. Persahabatan yang berawal dari kepedulian saat Gayo Lues mengalami bencana kini terus terjalin dan berkembang menjadi kerja sama yang positif," pungkasnya.
Terakhir, Klaten Lurik Carnival menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Klaten dalam melestarikan budaya sekaligus memperkuat promosi ekonomi kreatif berbasis wastra tradisional. Melalui kegiatan ini, lurik tidak hanya dikenalkan sebagai warisan budaya, tetapi juga didorong menjadi produk unggulan yang mampu meningkatkan daya saing daerah serta kesejahteraan masyarakat.
(Dokumentasi Pimpinan Bagian Prokopim Setda Kabupaten Klaten)
Dokumentasi/Foto lainnya :
↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓
Click Here To See More
What's Your Reaction?