Pemkab Klaten Luncurkan Calendar of Events 2026, Hadirkan 97 Event Sepanjang Tahun
Sabtu malam (31/6/2026), Pemerintah Kabupaten Klaten resmi meluncurkan Calendar of Events 2026. Sepanjang tahun ini, sebanyak 97 event akan digelar di berbagai wilayah Kabupaten Klaten.
Acara yang berlangsung di Pendopo Pemkab Klaten tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, jajaran Forkopimda Klaten, Pj Sekda Klaten, Kepala OPD Klaten serta para tamu undangan lainnya.
Plt Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Klaten, Purwanto, menjelaskan bahwa kalender event ini untuk pertama kalinya disusun oleh Pemerintah Kabupaten Klaten.
“Mengapa calendar of events perlu kita luncurkan? Karena Klaten Calendar of Events kita hadirkan untuk memperkenalkan berbagai event yang digelar kepada masyarakat luas,” jelas Purwanto.
Dengan peluncuran kalender event tersebut, Purwanto mengajak wisatawan datang berkunjung ke Kota Bersinar. Ia juga menyebut para biro perjalanan dapat menyiapkan paket wisata dengan mengacu pada jadwal event yang telah tersusun.
“Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pengalaman yang mendalam bagi wisatawan melalui event-event yang kita selenggarakan,” imbuhnya.
Purwanto menyebutkan, dari total 97 event yang digelar, terdapat dua extraordinary event dan 22 main event. Extraordinary event merupakan kegiatan bertaraf internasional, sedangkan main event merupakan kegiatan bertaraf nasional. Selain itu, sejumlah side event juga akan meramaikan kalender kegiatan sepanjang tahun.
“Berdasarkan inventarisasi yang rutin kami lakukan bersama tim, terdapat 97 event. Dua event spesial (extraordinary) dan 22 event utama (main). Jika kita rangkai, akan membentuk angka 222 yang sekaligus menandai usia Kabupaten Klaten pada tahun 2026,” jelasnya.
Ia menambahkan, puluhan event tersebut mencakup beragam agenda, mulai dari kegiatan budaya hingga festival.
Sementara itu, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menyampaikan bahwa kunjungan wisata ke Klaten terus menunjukkan peningkatan meskipun daerah ini berada di antara Yogyakarta dan Solo. Ia mencatat kunjungan wisata pada tahun 2024 mencapai sekitar 6 juta orang dan meningkat menjadi sekitar 7,5 juta kunjungan pada tahun 2025.
“Orang sering menyebut kita hanya kota satelit di antara Jogja dan Solo. Alhamdulillah, sejak 2024 hingga 2025 kita menunjukkan progres yang luar biasa,” tuturnya.
Oleh karenanya, Mas Hamenang menilai sektor pariwisata Klaten perlu terus dibenahi, termasuk dalam hal penjadwalan agenda wisata yang lebih tertata.
“Kalender event ini bisa menjadi acuan bagi pengelola wisata, duta wisata, pemandu wisata, dan biro perjalanan untuk menyusun paket wisata ke Klaten. Dengan kita mempublikasikan kalender ini, ke depan kita bisa bersama-sama mempromosikan berbagai agenda wisata yang ada,” lanjutnya.
Lebih lanjut, Mas Hamenang menegaskan komitmennya untuk menghadirkan event internasional setiap tahun di Klaten.
“Mulai tahun ini saya mencanangkan adanya event internasional. Alhamdulillah, tahun ini kita sudah menyepakati dua event, yaitu International Cycling Festival dan FIM Asia Motocross,” pungkasnya.
(Dokumentasi Pimpinan Bagian Prokopim Setda Kabupaten Klaten)
Dokumentasi/Foto lainnya :
↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓
Click Here To See More
What's Your Reaction?