Gebyar 6.000 Cup Dawet Gratis, Bupati Klaten Dorong UMKM Dawet Bayat Semakin Berkembang

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menghadiri Gebyar 6.000 Cup Dawet Gratis dalam rangka memperingati ulang tahun Paguyuban Sedulur Dawet Bogem Bayat, Minggu (4/10/2026).

Gebyar 6.000 Cup Dawet Gratis, Bupati Klaten Dorong UMKM Dawet Bayat Semakin Berkembang

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan sekaligus berbagi dengan masyarakat. Dalam perayaan tahun ini, Paguyuban Sedulur Dawet Bogem Bayat membagikan sebanyak 6.000 cup dawet secara gratis. Selain itu, kegiatan juga diisi dengan pembagian bantuan sembako kepada masyarakat serta santunan bagi anak yatim.

Pada kesempatan tersebut, Mas Hamenang mengapresiasi konsistensi Paguyuban Sedulur Dawet Bogem Bayat yang setiap tahun menyelenggarakan kegiatan berbagi dalam rangka memperingati hari ulang tahun paguyuban.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Sedulur Dawet Bayat yang sudah selalu membuat acara Festival Dawet Bayat. Setiap ulang tahunnya membuat festival berbagi dawet gratis dan setiap tahun angkanya bertambah. Alhamdulillah, tahun ini berbagi 6.000 cup dawet,” ujarnya.

Mas Hamenang menambahkan kegiatan tersebut tidak hanya memiliki nilai sosial melalui pembagian dawet, sembako, dan santunan anak yatim, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkenalkan dan mempromosikan salah satu potensi UMKM Kabupaten Klaten di bidang kuliner.
“Alhamdulillah, salah satu UMKM di Kabupaten Klaten, khususnya sektor perdawetan, berkembang luar biasa. Harapan kita bersama, doa kita yang terbaik agar sedulur-sedulur pengusaha dawet ini ke depan semakin sukses, usahanya semakin berkembang, semakin sejahtera, sehingga kemudian semakin banyak berbagi,” katanya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan dengan menghadirkan inovasi dan kemeriahan yang semakin besar pada tahun-tahun mendatang. Dengan demikian, peringatan ulang tahun paguyuban tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dan berbagi, tetapi juga dapat menjadi ruang promosi bagi produk kuliner khas Bayat.
“Insyaallah, tahun depan event-nya akan semakin lebih meriah lagi, lebih banyak dawet yang dibagikan dan ada inovasi-inovasi yang lainnya,” imbuh Mas Hamenang.

Lebih lanjut, Mas Hamenang menambahkan, Dawet Bayat memiliki cita rasa khas yang menjadi salah satu kekuatan kuliner lokal Kabupaten Klaten. Menurutnya, karakter rasa dan tekstur Dawet Bayat menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat.
“Dawet Bayat itu otentik. Tidak hanya sekadar manis, tetapi ada gurihnya. Pokoknya enak sekali. Cendolnya juga lembut, tidak ngelawan kalau di mulut. Jadi, sedulur-sedulur kalau ingin mencicipi dawet, ya harus Dawet Bayat,” tuturnya.

Terakhir, Mas Hamenang berharap keberadaan komunitas dan pelaku usaha dawet di Bayat dapat terus tumbuh sehingga mampu memberikan kontribusi terhadap perekonomian masyarakat sekaligus memperkuat identitas kuliner khas Kabupaten Klaten.


(Dokumentasi Pimpinan Bagian Prokopim Setda Kabupaten Klaten)

Dokumentasi/Foto lainnya :

↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓


Click Here To See More

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0