Bupati Klaten Tinjau Pasar Paseban Pascakebakaran, Pastikan Penanganan & Pemulihan Pedagang Dipercepat
Selasa siang (28/7/2026), Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo meninjau langsung kondisi Pasar Sidoharjo di Desa Paseban, Kecamatan Bayat, pascakebakaran yang terjadi pada Senin (27/7/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik dan menghanguskan puluhan kios serta los milik pedagang.
Dalam peninjauan tersebut, Mas Hamenang didampingi sejumlah kepala perangkat daerah dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan percepatan penanganan pascakebakaran sekaligus pemulihan aktivitas ekonomi para pedagang.
Mas Hamenang mengatakan, berdasarkan hasil peninjauan di lapangan, sebanyak 101 kios dan los terdampak kebakaran dengan estimasi kerugian mencapai Rp2 hingga Rp3 miliar.
"Hari ini kami melihat secara langsung lokasi kebakaran di Pasar Sidoharjo Desa Paseban. Setelah kami cek, ada 101 kios atau los yang terbakar dengan kerugian mencapai miliaran rupiah. Kami langsung berkoordinasi dengan seluruh stakeholder agar permasalahan ini bisa segera ditangani sehingga para pedagang dapat kembali berjualan secepat mungkin," tuturnya.
Ia menjelaskan, saat ini lokasi kebakaran masih berada dalam status garis polisi untuk kepentingan penyelidikan. Dalam waktu dekat, Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri akan melakukan pemeriksaan guna memastikan penyebab pasti kebakaran.
"Insyaallah hari ini atau besok Puslabfor dari kepolisian akan datang untuk melakukan investigasi apakah benar disebabkan oleh korsleting listrik atau ada penyebab lainnya. Setelah proses tersebut selesai, barulah kita dapat melakukan kerja bakti pembersihan lokasi," jelasnya.
Setelah proses pembersihan selesai, Pemerintah Kabupaten Klaten akan mempersiapkan langkah lanjutan agar para pedagang dapat kembali beraktivitas. Selama proses pembangunan kembali pasar berlangsung, pedagang akan difasilitasi tempat berjualan sementara yang disiapkan di sekitar area pasar.
"Sebelum dapat kembali berjualan di lokasi ini, para pedagang akan ditempatkan di kios darurat yang disiapkan oleh pengelola pasar. Memang belum senyaman kondisi sebelumnya, tetapi yang terpenting aktivitas perdagangan bisa segera berjalan kembali sehingga roda perekonomian masyarakat tetap bergerak," tambah Mas Hamenang.
Lebih lanjut, Mas Hamenang juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Klaten akan mengupayakan pembangunan kembali pasar melalui APBD Perubahan Tahun 2026, apabila proses penganggaran memungkinkan.
"Mumpung saat ini masih proses penyusunan APBD Perubahan, semoga masih memungkinkan untuk kita anggarkan sehingga akhir tahun nanti pasar ini bisa mulai dibangun kembali," ungkapnya.
Selain pembangunan fisik, Pemerintah Kabupaten Klaten juga akan membantu pemulihan permodalan para pedagang melalui berbagai skema pembiayaan. Pemkab akan menjalin komunikasi dengan sejumlah perusahaan agar dapat menyalurkan bantuan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Sebagai alternatif, pedagang juga dapat memanfaatkan program pembiayaan dari Bank Klaten melalui Program Subur dengan bunga yang disubsidi pemerintah daerah.
"Kami juga akan berkomunikasi dengan beberapa perusahaan agar dapat membantu permodalan melalui program CSR. Selain itu, ada skema pembiayaan dari Bank Klaten melalui Program Subur, di mana bunga pinjamannya disubsidi oleh APBD sehingga pedagang hanya dikenakan bunga sekitar 0,2 persen. Harapannya, perekonomian di Pasar Paseban bisa segera pulih," jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, Mas Hamenang menegaskan bahwa fokus utama Pemerintah Kabupaten Klaten saat ini adalah memastikan para pedagang dapat kembali berjualan sesegera mungkin sekaligus memperoleh dukungan permodalan agar usaha mereka dapat bangkit kembali setelah musibah.
"Yang paling penting adalah para pedagang bisa segera berjualan kembali. Selain itu, kebutuhan permodalan mereka juga menjadi perhatian kami agar aktivitas ekonomi di Pasar Sidoharjo dapat segera pulih," pungkasnya.
(Dokumentasi Pimpinan Bagian Prokopim Setda Kabupaten Klaten)
Dokumentasi/Foto lainnya :
↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓
Click Here To See More
What's Your Reaction?