Bupati Klaten Napak Tilas ke Titik Nol Kabupaten Klaten

Usai memimpin Upacara Peringatan Hari Jadi ke-222 Kabupaten Klaten di Alun-Alun Kabupaten Klaten, Bupati Klaten bersama sejumlah Kepala OPD melaksanakan kegiatan napak tilas ke Titik Nol Kilometer Kabupaten Klaten pada Selasa (28/7/2026). Titik Nol Kilometer Kabupaten Klaten sendiri berada di Jalan Pemuda No. 62, Tegalputihan, Bareng, Kecamatan Klaten Tengah.

Bupati Klaten Napak Tilas ke Titik Nol Kabupaten Klaten

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo mengatakan bahwa masih banyak masyarakat yang belum mengetahui keberadaan Titik Nol Kilometer Kabupaten Klaten. Karena itu, kegiatan napak tilas diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap salah satu penanda penting sejarah kota.
"Hari ini setelah upacara Hari Jadi Kabupaten Klaten di Alun-Alun, kemudian kita bergeser napak tilas ke Titik Nol Kilometer Kabupaten Klaten. Ternyata fun fact-nya, tidak hanya saya, tetapi juga masih banyak masyarakat yang belum mengetahui letak Titik Nol Kilometer Kabupaten Klaten. Lokasinya berada di Jalan Pemuda No. 62, Tegalputihan, Bareng, Kecamatan Klaten Tengah," tuturnya.

Mas Hamenang mengatakan keberadaan Titik Nol Kilometer memiliki nilai historis sebagai penanda pusat Kabupaten Klaten yang patut dikenal oleh masyarakat.
"Titik Nol Kilometer itu sudah ada dan harus terus kita sosialisasikan kepada masyarakat agar warga mengetahui bahwa pusat Kota Klaten dimulai dari titik tersebut," imbuhnya.

Selanjutnya, Mas Hamenang juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Klaten dalam menjaga dan melestarikan cagar budaya serta berbagai peninggalan sejarah yang dimiliki daerah.
Ia menjelaskan bahwa upaya pelestarian telah diawali dengan penyusunan regulasi melalui peraturan daerah mengenai pelestarian cagar budaya. Selain itu, Pemerintah Kabupaten Klaten juga telah menghadirkan museum di kawasan Monumen Juang, kompleks GOR Gelarsena, sebagai langkah awal dalam merawat koleksi benda-benda bersejarah.

"Kalau bicara komitmen pemerintah daerah terhadap cagar budaya dan benda-benda peninggalan sejarah, tentu kita sudah memulai dengan membuat peraturan daerah sebagai dasar pelestarian cagar budaya. Kita juga sudah memiliki museum di kawasan Monumen Juang, meskipun saat ini masih belum representatif," jelasnya.

Terakhir, Mas Hamenang menambahkan di Kabupaten Klaten terdapat museum meskipun belum optimal. Museum tersebut diharapkan mampu menjadi pusat edukasi sejarah sekaligus tempat penyimpanan berbagai artefak yang terus ditemukan di wilayah Kabupaten Klaten.
"Insyaallah ketika anggarannya sudah mencukupi, kita akan membangun museum yang lebih representatif agar mampu menampung berbagai artefak peninggalan masa lalu. Sampai hari ini masih banyak benda-benda bersejarah yang ditemukan di Kabupaten Klaten. Hal itu semakin menguatkan keyakinan bahwa pada masa lampau Klaten pernah menjadi salah satu pusat peradaban Kerajaan Medang atau Mataram Kuno," ungkapnya.


(Dokumentasi Pimpinan Bagian Prokopim Setda Kabupaten Klaten)

Dokumentasi/Foto lainnya :

↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓


Click Here To See More

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0