Bupati Klaten Launching SRIKANDI Masuk Desa, Gantiwarno Jadi Pelopor Digitalisasi Administrasi
Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, secara resmi melaunching program SRIKANDI (Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi) Masuk Desa di Pendopo Kecamatan Gantiwarno, Selasa (21/4/2026). Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam upaya digitalisasi tata kelola administrasi pemerintahan desa, sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik yang lebih cepat, efisien, dan modern.
Camat Gantiwarno, V. Retno Setyaningsih, menyampaikan bahwa implementasi SRIKANDI hingga tingkat desa merupakan hasil dari proses panjang yang telah dimulai sejak tahun 2025 melalui workshop pelayanan administrasi pemerintahan desa berbasis digital.
“Keberhasilan ini tidak datang begitu saja, melainkan melalui tahapan panjang dengan dukungan berbagai pihak, mulai dari Dispersip, Kominfo, Bagian Organisasi, Bagian Pemerintahan, Dispermasdes, hingga para Kepala Desa. Termasuk dalam proses pengajuan dan aktivasi Tanda Tangan Elektronik (TTE), pembentukan BPID, serta bimbingan teknis bagi operator SRIKANDI,” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran SRIKANDI hingga tingkat desa membawa perubahan fundamental dalam tata kelola administrasi. Sistem ini memungkinkan kepala desa melakukan tanda tangan elektronik kapan pun dan di mana pun, sehingga pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih cepat dan responsif.
“Selain efisiensi, pengurangan penggunaan kertas juga menjadi komitmen kita dalam menjaga lingkungan, serta menghadirkan sistem arsip yang lebih aman, rapi, dan mudah diakses,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dalam sambutannya menyampaikan bahwa peluncuran SRIKANDI ini bertepatan dengan peringatan Hari Kartini, yang menjadi momentum untuk meneladani semangat perjuangan dalam menghadapi tantangan zaman.
“Semangat Kartini harus terus kita gelorakan, tidak hanya dalam konteks emansipasi perempuan, tetapi juga dalam menjawab tantangan zaman. Dengan semangat tersebut, kita bersama-sama bisa membawa daerah kita menjadi lebih mandiri dan sejahtera,” ungkapnya.
Mas Hamenang mengapresiasi Kecamatan Gantiwarno yang menjadi pelopor implementasi SRIKANDI hingga tingkat desa, bahkan disebut sebagai yang pertama di Jawa Tengah.
“Terima kasih kepada Ibu Camat, Forkopimcam, dan seluruh Kepala Desa atas kolaborasi yang luar biasa. Ini membuktikan bahwa inovasi tidak harus dimulai dari pusat kota, tetapi bisa dari wilayah perbatasan seperti Gantiwarno,” tuturnya.
Lebih lanjut, Mas Hamenang menegaskan bahwa digitalisasi melalui SRIKANDI akan mempermudah pelayanan kepada masyarakat, terutama dalam proses administrasi yang selama ini terkendala oleh keterbatasan fisik.
“Dengan sistem ini, kepala desa tidak harus selalu berada di kantor untuk memberikan tanda tangan. Pelayanan tetap bisa berjalan di mana pun berada, sehingga tidak ada lagi keluhan masyarakat terkait lambatnya pelayanan administrasi,” jelasnya.
Diakhir arahannya, Mas Hamenang berharap, kehadiran SRIKANDI dapat semakin meningkatkan kualitas pelayanan administrasi di desa serta mempercepat transformasi digital di Kabupaten Klaten.
(Dokumentasi Pimpinan Bagian Prokopim Setda Kabupaten Klaten)
Dokumentasi/Foto lainnya :
↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓
Click Here To See More
What's Your Reaction?