Bupati dan Wakil Bupati Klaten Dorong Perencanaan Terpadu dan Optimalisasi PAD dalam Rakor Senin

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dan Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto menghadiri rapat koordinasi (rakor) yang digelar di Pendopo Pemerintah Kabupaten Klaten, Senin (5/1/2026). Rakor tersebut diikuti oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Klaten, para asisten dan staf ahli, kepala OPD Kabupaten Klaten, para camat, BUMD di Kabupaten Klaten, serta jajaran terkait lainnya.

Bupati dan Wakil Bupati Klaten Dorong Perencanaan Terpadu dan Optimalisasi PAD dalam Rakor Senin

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Klaten, Pandu Wirabangsa, memaparkan sejumlah prioritas pembangunan daerah yang menjadi fokus Bapperida.

Adapun prioritas tersebut meliputi peningkatan akses dan mutu pendidikan, kesehatan, serta perlindungan sosial; peningkatan kemudahan berusaha dan investasi; pengembangan dan modernisasi infrastruktur ekonomi dan sosial; peningkatan ekosistem inovasi dan riset pengembangan daerah; serta pengembangan pariwisata berkelanjutan dan ekonomi syariah.
Selain itu, Pandu juga melaporkan capaian dan target sejumlah indikator pembangunan daerah. Kondisi jalan mantap pada tahun 2025 tercapai sebesar 84,21 persen dengan target tahun 2027 sebesar 84,81 persen. Capaian pelayanan air minum pada tahun 2025 mencapai 95,5 persen dengan target 97,49 persen pada 2027. Untuk rasio luas daerah irigasi kewenangan kabupaten/kota yang dilayani oleh jaringan irigasi, capaian tahun 2025 sebesar 0,34 dengan target 0,37 pada tahun 2027. Kebutuhan penerangan jalan umum (PJU) pada tahun 2025 tercatat sebanyak 6.387 unit dengan target 8.031 unit pada tahun 2027.

Sementara itu, capaian pengelolaan timbunan sampah pada tahun 2025 sebesar 30,77 persen dengan target 68,27 persen pada tahun 2027. Penanganan rumah tidak layak huni (RTLH) hingga tahun 2025 masih menyisakan 8.584 unit. Adapun kawasan permukiman kumuh pada tahun 2025 tercatat seluas 54,14 hektare dengan target nol hektare pada tahun 2027.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Klaten, Aris Pramana, menyampaikan rencana pengembangan Super Apps Layanan Publik Kabupaten Klaten sebagai langkah strategis dalam mewujudkan pelayanan publik yang terintegrasi, inklusif, efisien, dan berbasis data.

Menurutnya, Super Apps bukan sekadar menghadirkan aplikasi baru, melainkan mengoptimalkan dan mengorkestrasi aplikasi layanan yang telah ada ke dalam satu ekosistem digital terpadu, sehingga memudahkan masyarakat dalam mengakses berbagai layanan publik.
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dalam arahannya menekankan pentingnya perencanaan yang matang dan terintegrasi sebagai panduan bagi seluruh kepala OPD.

“Harapannya, perencanaan tahun 2027 benar-benar menjadi guide bagi kepala OPD. Kuncinya ada pada perencanaan di Bapperida dan perencanaan di masing-masing OPD, sehingga arah pembangunan ke depan bisa sesuai dengan yang kita harapkan,” ujarnya.

Mas Hamenang juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Klaten telah berhasil mengamankan APBD Tahun Anggaran 2026 melalui optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD).

“Alhamdulillah, dengan apa yang sudah kita jalankan, kita bisa mengamankan APBD 2026. Jurusnya adalah optimalisasi PAD. Kita harus segera bergerak, menggali potensi yang ada di Kabupaten Klaten,” tegasnya.

Terkait pengembangan Super Apps, Mas Hamenang menilai hal tersebut sangat penting untuk mendukung transparansi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Dengan Super Apps, kita bisa memantau secara real time dan terbuka untuk umum, sehingga data menjadi lebih cepat dan transparan. Pelayanan kepada masyarakat juga akan lebih mudah karena dalam satu aplikasi dapat mencakup berbagai layanan,” pungkasnya.


(Dokumentasi Pimpinan Bagian Prokopim Setda Kabupaten Klaten)

Dokumentasi/Foto lainnya :

↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓ ↓


Click Here To See More

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0